Slider
36 views

Abaikan Tuntutan Massa Aksi Omnibus Law, PKC PMII Malut Sesalkan Sikap Gubernur

Ternate-TeropongMalut.com, Berbagai macam aksi unjuk rasa yang di lakukan oleh mahsiswa, nampaknya tidak mampu mengetuk hati nurani dari Pemerintah daerah provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut).

Ketua Umum Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesi (PKC PMII) Maluku Utara, Yuhlif Assagaf menegaskan bahwa, setelah di sahkan Omnibus UU Ciptaker, semestinya Pemprov Malut harus punya sikap penolakan dan tidak ada alasan apapun untuk itu. Artinya bahwa, Pemrov secepatnya mengambil langkah dalam memberikan pernyataan dan kepastian, seperti di beberapa Provinsi yang ada di Jawa, sehingga hal tesebut dapat terjawab di tengah-tengah masyarakat Malut.

“Di Provinsi lain seperti Jawa timur dan Jawa barat sudah memberikan pernyataan penolakan dan Gubernur Jawa timur sendiri menyurat khusus ke Presiden. Ini menandakan kalau Pemprov disana memiliki kepedulian kepada rakyat. Sementara Malut terkesan berdiam diri” Tegasnya, kepada awak media di tengah-tengah masa aksi di depan kantor walikota Ternate, Rabu (13/10)

Yuhlif menuturkan, demonstrasi yang di lakukan hari ini tidak direspon baik oleh Gubernur, dan hal itu terlihat jelas sikap kepala daerah terkesan acuh tahu.

“Aksi yang dilakukan tadi sesuai dengan negosiasi, Gubernur akan menampakkan dirinya bertemu dengan massa aksi, akan tetapi yang terjadi hingga berakhirnya aksi, Gubernur tidak terlihat. Sikap gubernur seperti ini menandakan dirinya tidak respon terkait dengan apa yang di inginkan rakyat Maluku Utara” Tutup Ulief, sapaan akrabnya. (kj)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *