BEM/Himapro FKIP Protes Dekan Segera Evaluasi Panitia Inforien Yang Merugikan 3 Mahasiswa

Ternate | Teropongmalut.com, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpuan Mahasiswa Prodi (Himapro) sekira pukul 10.00 WIT melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uneversitas Khairun, menggugat dan memprotes serta meminta kepada Dekan segera mengambil kebijakan evaluasi kelalaian kinerja kepanitian Inforien pekan lalu yang dapat merugikan 3 mahasiswa berakhir dengan diberi sanksi berat dan juga menuntut keterbukan Transparansi Anggaran Inforien, Rabu (09/18)

Salah satu mahasiswa FKIP, Nurwahila dalam orasinya menyampaikan, kelalaian kepanitiaan kemarin dalam menjalankan fungsi kontrol itu, perlu kiranya diberikan sanksi sesuai pedoman inforien. Akan tetapi hingga sekarang panitia tidak diberikan sanksi malah yang menanggung resiko adalah 3 mahasiswa yang melakukan penyebaran video.

“Kami merasa bahwa hal ini tidak adil. Seakan-akan semua kesalahan sengaja di limpahakn ke 3 mahasiswa sepenuhnya. Padahal pada saat pelaksaan inforien kemarin banyak panitia di tingkat Fakultas tidak aktif menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Sementara pada saat investigasi di internal Fakultas lebih cenderung sepihak” Ungkapnya

Wakil Presiden BEM Universitas, Nabila menerangkan, soal anggaran inforien belum di ketahui secara jelas besar anggarannya.

“Tapi kemarin waktu inforien di Universitas, setiap pemateri dan moderator mendapatkan amplop (Honor). Kalu untuk BEM hanya mendapatkan Rp. 300.000, 00, sementara dosen Rp. 600.000,00. Untuk panitia dari mahasiswa tidak diberi honor dan bisa di bilang kekaburan anggaran. Di lain hal kejelasan terkait anggaran Dipa mahasiswa baru ditahun kemarin 2018, Rp. 90.000,00. Jadi untuk mengantisipasi hal ini, BEM Unversitas akan melakukan Audiens menyangkut keterangan keterbukaan Anggaran” Terangnya

Sementara Dekan FKIP Rasyid A. Tolangara saat dikonfimasi awak media diruang kerjanya menjelaskan, untuk poin-poin tuntutan kalau di beri sanksi ke pada panitia Fakultas harus melalui arahan dari Rektor.

“ini tanggung jawab Warek III, Kalau mereka merasa ada kejanggalan inforien yang terjadi di FKIP, membuat 3 mahasiswa diberi sanksi dan merasa tidak puas segera tuntut ke Warek III bahwa, jangan hanya cuman mahasiswa tapi panitia inforien Fakultas juga harus diberi hukuman. Lanjutnya” Saya hanya menunggu perintah dari Warek III, kalau di FKIP di arahkan dilakukannya Investigasi kepanitiaan inforien akan segera dilaksanaka, tapi kalau tidak ada arahan dari sana saya tidak bisa berbuat apa-apa. Begutu juga sama halnya dengan pemberian sanksi ke 3 mahasiswa” Jelasnya

Ia juga menuturkan, untuk mengenai transparansi anggaran inforien itu tanggung jawab Unversitas bukan FKIP.

“FKIP tidak mengurus anggaran itu. Inforien adalah agenda Universitas dan diserahkan ke Fakulatas untuk melaksanakannya, maka lebih baik tanyakan saja ke Rektorat mengenai anggaran mahasiswa baru itu” Tuturnya (KJ)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *