Berhenti Mengajar, Guru Honorer Diancam Keponakan Kepsek

Labuha | Teropongmalut.com Febriyana Abdullah Albanjar, Guru Honorer disekolah Pendidikan Usia Dini (PAUD) Nurul Jannah Desa Papaceda Kec. Gane Barat sejak April 2018 lalu hingga Desember, dalam pengabdiannya Febriana tidak mendapatkan Upah dari pihak sekolah maupun lembaga terkait, Febriyanapun memutuskan untuk berhenti sebagai tenaga pendidik dengan alasan kebutuhan Keluarga yang menjadi tanggung jawabnya sebagai anak pertama dari empat bersaudara.

“sya mengajar selama setahun tanpa di gaji, karena kondisi keluarga saya yang memang sangat membutuhkan uang, maka saya memutuskan untuk berhenti karena hanya membuang-buang waktu” Cetus Febriyana saat dikonfirmasi via telpon, Jum’at 19/09/19

Januari, 2019 Kepala Sekolah PAUD Nurjannah Reni Idris Kembali memanggil Febriyana untuk mengajar dengan alasan pembayaran Gaji, sudah rutin “saya dipanggil kembali mengajar dan dorang bilang kali ini so bagus karena gaji so bagus” kata febriyana

Jelang lima Bula Febriana mengabdi, gaji tidak juga di bayar, hingga Juni 2019 Wanita Kelahiran Gane Barat itu menghirup udara segara karena merasa diperhatikan saat menerima upah yang d berikan Kepala Sekolah sebesar Rp. 3.700.000 (tiga juta tiga ratus ribu rupiah)

Dengan alasan, keluarga dan tempat Huni yang terdampak gempa 14/09/19 lalu, Febriyana memutuskan untuk berhenti lagi menjadi Guru Honor dan ke ternate mencari pekerjaan,
“saya pe ade sekolah di ternate baru saya pe papa so sake-sake untuk itu saya harus dampingi ade sekalian kerja supaya ade bisa bersekolah dan alhamdulillah sekarang sudah menjadi kariawan di mol yang gajinya lumayan juga, rutin tiap bulan” tandas Febriana

Jelang beberapa waktu berada di ternate Febriana mendapat pesan ancaman via mesenger dari oknum yang di duga keponakan Kepala Sekolah dengan menggunakan akun Facebook “Ega Putri bungsu”Faujia mengancam akan melakukan tindakan kekerasan jika bertemu Febriana karena dianggapnya telah mempermalukan Kepala Sekolah yang merupakan Bibinya itu, ketika Febriyana menerima gaji lalu memutuskan untuk berhenti mengajar.

“Ngana ambe gaji abis lari so tara mangajar tu.itu biking kita pe mama ade nama busu to soeee, jang kita dapa ngana” sala satu ancama yang dilontarkan Faujia via mesenger Jumat, 19/09/19 di ternate. (Nawir)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *