Slider
109 views

Diduga Saling Transfer Antar Lapas, BNNP Malut Amankan 108,12 gram Narkotika

Ternate-TeropongMalut.com, Jaringan narkotika antar lapas berhasil dicegah Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku Utara (BNNP Malut).

Seperti yang di ungkapkan Kepala BNNP Malut Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan bahwa,
pengungkapan kasus Narkotika jaringan Lapas Salemba Makasar dan Lapas Kelas II A Ternate yang di lakukan oleh Muarif alias Ulis (33).

Dimana pihaknya berhasil mengamankan Barang bukti (Bb) 125 (Seratus dua puluh lima) sachet dengan total berat 108,12 gram (atau 1 ons 8 gram, Narkotika Golongan I Jenis Sabu (Metamfetamin), 1 (satu) buah telepon genggam VIVO type Y-51 warna silver dan 4 (empat) kaleng yang berisi oli padat gemu/stempet.

,”Pengungkapan tersebut terjadi pada hari Kamis (18/02) pukul 10.12 WIT. Petugas pemberantasan BNNP Malut melacak ada pengiriman paket yang diduga narkotika golongan 1 jenis Sabu (metamfetamin) yang dikirim atas suruhan salah satu penghuni Lapas Salemba Makasar ke Ternate melalui jalur komunikasi tersangka Muarif Asikin alias Ulis (penghuni lapas Kelas II A Ternate).” Ucap Roy dihadapan sejumlah awak media dalam konferensi pers nya, Jumat (19/02)

Roy menjelaskan, Muarif Asikin alias Ulis telah menghubungi tersangka Janhar alias Deni (34) untuk mengambil paket yang diduga adalah barang terlarang yang dikirim melalui salah satu jasa penitipan di Kota Ternate.

Janhar sendiri merupakan salah satu pegawai honor di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, sementara domisilinya alamat KelurahanToboko, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate Malut.

,”Berdasarkan informasi dari jasa penitipan Ternate, terungkap paket yang diduga Narkotika jenis shabu telah diantar oleh kurir jasa pengiriman di rumah adik tersangka Muarif Asikin (inisial U) tepatnya Kel. Akehuda Kec. Ternate Utara, Ternate, Maluku Utara,” Jelasnya

Lebih lanjut Roy menegasakan, pengungkapan bermula dari informasi tersangka Janhar dan bukti video call dirinya dengan Muarif. Atas dasar itulah tim pemberantasan BNNP Malut yang dipimpin langsung Kepala BNNP Malut, Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan menuju Lapas Kelas II A Ternate dan melakukan penangkapan kepada tersangka pada pukul 22.00 Wit.

.”Perbuatan keduanya terindikasi diduga memiliki, menyimpan, menguasai dan menjadi perentara Narkotika golongan satu jenis Sabu Pasal 112 ayat (1), 114 ayat (1) dan 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun dan denda paling sedikit Rp. 800.000.000,- (Delapan Ratus Juta Rupiah) dan paling banyak Rp 10.000.000.000 (Sepuluh Milyar Rupiah) dan pidana seumur hidup,” Tegasnya

Tambanya, kedua tersangka telah diamankan di sel tahanan BNNP Malut untuk dilakukan proses penyidikan dan pengembangan selanjutnya.

,”Dari BB Narkotika jenis Sabu yang diamankan sejumlah, 108 gram, BNNP Malut telah mencegah dan menyelamatkan 1.620-2.160 orang warga Malut jika diasumsikan 1 gram sabu digunakan 10-20 orang,” Tutupnya. (Kj)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *