Slider

Dinas Kehutanan Dinilai Tidak Tegas Tindak Pelaku Ilegal Loging di Halteng

Halteng,TM.com- Aktivitas ilegal logging di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah kian hari kian meningkat. Hal itu terjadi karena diduga diakibatkan pembiaran oleh petugas Dinas Kehutanan (Dishut) Pemprov Maluku Utara. Padahal Dishut telah membuka cabang Dinas semua Kabupaten di Malut. Namun, praktek ilegal loging masih terus terjadi. Padahal sudah ada UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

Kegiatan ilegal logging yang terjadi di Halteng meliputi mengangkut, menguasai hasil hutan berupa kayu yang tidak dilengkapi dokumen seperti surat keterangan sahnya hasil hutan.

“Padahal, berdasarkan pasal 12 huruf (e) UU Nomor 18 tahun 2013 ancaman hukuman pidana jika memiliki hasil hutan berupa kayu tidak dilengkapi surat keterangan yang sah,” ujar Sekjen Gele-Gele Ahkamil Hamid kepada awak media Minggu, (01/12) pagi tadi.

Ahkamil juga menyoroti kinerja petugas KPH yang ditempatkan Dishut Pemprov Malut di Kabupaten Halmahera Tengah yang terkesan ikut bermain dalam aksi ilegal logging. “Penegakan aturan peredaran hasil hutan kayu olahan di Kabupaten Halmahera Tengah sudah tidak dipatuhi oleh para pelaku usaha,” jelas Sekretaris LSM Gele – Gele Kabupaten Halmahera Tengah itu.

Sehingga lanjut dia, legalitas kayu olahan yang keluar dari Industri Primer Hasil Hutan Kayu (IPHHHK) tidak lagi memiliki SKSHHK-KO yang diterbitkan oleh penerbit SKSHHK secara self assesment melalui aplikasi SIPUHH yang melarang ada tulisan tangan terkecuali tanda tangan penerbit.

“Nota angkutan pelaku usaha pun dinilai tak diawasi oleh petugas KPH dilapangan sehingga legalitas kayu olahan yang keluar dari IPHHK yang melalui Tempat Penampungan Terdaftar Kayu Olahan (TPT-KO),” terangnya.

Terpisah Kepala KPH Kabupaten Halmahera Tengah Oji, saat dikonfirmasi Minggu, (01/12) terkait dengan penegakan aturan peredaran hasil hutan khususnya peredaran kayu olahan hingga berita ini ditayangkan, Oji, enggan memberikan tanggapan klarifikasi terkait pengaruh yang ditimbulkan oleh suatu tindakan terhadap lingkungan. (ode/red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *