Slider
47 views

Ditresnarkoba Polda Malut Ringkus 7 Pengedar Narkoba, Satu Di Antaranya Mahasiswa

Ternate – TeropongMalut.com, Tercatat bulan Agustus 2020, Direktorat Reserse Narkoba (Ditrensnarkoba) Polda Maluku Utara (Malut) berhasil ringkus 7 tersangka kasus pengedar obat terlarang, masing-masing jenis Narkotika yakni, Shabu seberat : ± 5,72 gram, Ganja : ± 160,71 gram dan Gorilla : ± 24,32 gram, dengan bermoduskan memiliki, menguasai, menerima dan menjadi perantara dalam jual beli. Demikian di sampaikan Direktur Resnarkoba Polda Malut, Kombes Pol Setiadi, dalam komferensi persnya bertempat ruang Aula Mapolda Malut, Selasa (08/09).

Setiadi mengungkapkan, Rabu,(08/19/2020), sekitar pukul 09.13 Wit. Tersangka atas nama JM alias Nal (26) yang berprofesi sebagai pengangguran, berhasil di tangkap oleh pihaknya di dalam Kantor HMEX zamping Toko ALfamidi Kel. Kayu Merah
Kec.Ternate Selatan.

Semenatara Barang Buktik (BB) yang berhasil di amankan yaitu, 2 (dua) sachet plastik kecil Narkotika jenis Shabu dengan berat 1,2 Gram,
1 (satu) buah dos warna cream, 1 (satu) buah pireks kaca, 1 (satu) buah korek api gas warna ungu, 1 (satu) buah penutup bong.

“Kemudian di kembangkan lagi, ternyata ada tersangka RA (23) berprofesi wisaswasta, di sergap pada hari Rabu(08/19/ 2020), sekitar 0ukul 11.10 Wit, yang dimana tersangka berhasil di tangkap di depan Hypermart Kel.Soasio Kec. Ternate Utara. Untuk Barang Bukti (BB) yang dapat di amankan yaitu, 9 (Sembilan) sachet kecil diduga berisi Narkotika jenis Shabu dengan berat 2,0 garan dan 1 (satu) buah pembungkus roko sampoerna” Ungkapnya.

Lebih lanjut Setiadi menyampaikan, pada hari Selasa (25/08/2020), AD.N alias Anto (30) pekerjaan Wiraswasta, sekitar pukul 15.00 Wit. Dirinya di tangkap dalam pekarangan Kampus STIKIP Kie Raha Kel. Sasa Kec.
Ternate Selatan.

Barang bukti yang di amankan 1 (satu) paket yang terbungkus lakban warna hitam didalamnya berisi 22 (dua puluh dua) sachet plastik kecil warna bening berisi Narkotika jenis Ganja kering dengan berat 17,58 gram, serta di sandingkan dengan 1 (satu) buah bongkahan batu sebagai pemberat, 1 (satu) bekas pembungkus rokok sampoerna yang di ketahui menyelipkan di atas atap seng kandang ayam yang berisi 2 (dua) sachet plastik warna bening berisi narkotika jenis Ganja kering dengan berat 1,32 gram dan 1 (satu) buah Hp merk Samsung warna Silver dengan simcard 081238649080.

Esokny, hari Sabtu (29/08/ 2020), sekitar Pukul 16.30 Wit. Tersangka AM Alias ARI (35) profesi sopir dan juga sebagai pengguna, Ia diringkus Di Jln. Universitas Padamara Desa Wari Kec. Tobelo Utara Kab.Halut.


BB yang di amankan 1 (satu) bungkus sachet kecil Narkotika jenis Shabu dengan berat 1,30 gram, 1 (satu) buah Hp merk Nokia Warna hitam.

Begitu juga pada Minggu (30/08/2020) sekitar Pukul 16.00 Wit. Tersangka RU, profesi pengangguran, berhasil di sergap di depan RM. Artomoro Kompleks Cina Desa Gamsungi Kec.Tobelo Kab. Halut.

BB yang di amankan,158 (seratus lima puluh delapan) paket kecil berisi daun kering yang
diduga Narkotika jenis Tanaman Ganja dengan berat 141,81 gram, 1 (satu) buah Hp merk Nokia Warna Hitam.

Di akhir bulan Agustus, Senin, (31/08/2020), sekitar Pukul 13.00, Setiadi mengatakan, pihaknya telah melakukan penangkapan atas tersangka FA alias Farsil (22) profesi Pelajar/Mahsiswa yang berperan sebagai pengedar narkotikan.

Dirinya berhasil dirngkus di depan jasa pengiriman barang j&t Kel. Mangga Dua Kec. Ternate Selatan. BB yang di amankan, 3 (tiga) sachet sedang plastik warna bening beris Narkotika jenis tembakau Gorilla dengan berat 24,32 gram yang dibungkus dengan plastik warna hitam dan digulung dengan kardus bekas, 1 (satu) lembar resi pengiriman J&T JD0086100387 dan 1 (satu) buah Hp merk Iphone dengan simcard 085335959420.

Tambahnya, memasuki awal bulan September, Senin (07/09 2020), sekitar Pukul 21.00 Wit. Tersangka YL alias UL (32) profesi wiraswasta. YL berhasil di tangkap dalam lingkungan pelabuhan Semut Kel. Mangga Dua Kec.
Ternate Selatan. Sementara BB yang di amankan, 2 (dua) sachet kecil diduga berisi Narkotika jenis Shabu Dengan berat
1,22 gram, 1 (satu) buah Hp merk Samsung warna putih milik terlapor.

Atas perbuatan ke 7 tersangka, Setiadi menegaskan bahwa masing di jerat sesuai perbuatan dan pelanggaran yang di lakukan.

“Atas perbuatan masing-masing tersangka, yaitu JM melanggar pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, RA di jerat pasal 112 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 112 Ayat (1). Tersangka di jerat ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun (Paling Lama 12 tahun, AD.N di jerat pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 111 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman pidana penjara di kenakan pasal 111 Ayat (1) paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 Tahun serta Pasal 114 Ayat (1) paling singkat 5 Tahun, (Paling )ama 20 tahun), AM melanggar pasal 112 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara dengan pasal 112 Ayat (1) laling singkat 4 tahun atau paling lama 12 tahun, RU melanggar pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 111 Ayat (1), UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara.

berdasarkan pasal 111 Ayat (1) paling S
singkat 4 Tahun, paling lama 12 Tahun dan
pasal 114 Ayat (1) Paling singkat 5 Tahun, paling lama 20 Tahun, FA melanggar pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (1) Huruf a, UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara berdasakan pasal 112 Ayat (1) paling singkat 4 tahun atau paling lama 12 Tahun dan pasal 114 Ayat (1) paling singkat 5 tahun atau paling lama 20 Tahun dan PL melanggar pasal 112 Ayat (1), UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancamam penjara berdasarkan Pasal 112 Ayat (1) Paling Singkat 4 Tahun, Paling Lama 12 Tahun” Terangnya. (kj)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *