Gelar Aksi, Massa Minta Pemda Halsel Copot Kades Pelita

Labuha | Teropongmalut.com Sejumlah massa aksi yang mengatas namakan Fron Aliansi Peduli Masyarakat Pelita (APMP) kembali gelar demonstrasi terkait dengan adanya manipulasi data oleh Kepala Desa Pelita, Sabrun Usman yang diduga kuat tidak ada transparansi terkait dengan Anggaran Dana Desa (ADD), selain itu, masa aksi juga menuding Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel tidak betul-betul serius menyelesaikan permasalahan yang terjadi di tingkat Desa khususnya Desa Pelita Kecamatan Mandioli Utara, dalam hal ini pihak Inspektorat.

Dalam Orasinya Sumitro menyampaikan “Fron Aliansi Peduli Masyarakat Pelita (APMP) juga, meminta agar Inspektorat segera mengaudit kembali Sabrun, tandasnya Rabu, (18/09/19).di depan kantor Inspektorat Halsel

Diwaktu yang sama Risal selaku Koordinator Lapangan (Korlip)Juga menyuarakan bahwa, ‘’ kami bersama masyarakat Desa Pelita juga menganggap bahwa, Inspektorat telah menjalin kerjasama dengan kepala Desa karena, pada tahun 2018 kemarin saat pihak inspektorat turun ke Desa Pelita itu difasilitasi oleh Sabrun Usman”Kata Risal.

Terpisah, Inspektur Inspektorat Halsel Slamet, saat ditemui masa aksi mengatakn, bahwa terkait masalah di Desa Pelita ini, dirinya akan bentuk tim khusus kembali untuk turun ke Desa pelita”Tandasnya

Lanjut Inspektur itu, Kita akan kembali mengaudit ADD Maupun DD di tahun 2017 dan tahun 2019. Karena Untuk tahun 2018 kemarin sudah ada. Jadi timnya akan kita bentuk supaya kita turun kesana mungkin minggu depan sudah kesana untuk 2017 dan 2019 kira-kira apa yang sudah dilakukan. “Cetusnya.

Slamet juga mengatakan, “Di tahun 2018 yang kemarin data eksa itu, terkait dengan pembayaran Gaji BPD yang tidak sesuai SK, kemudian ada pajak yang belum dibayar jumlahnya pun tidak terlalu banyak untuk 2018 tetapi, dia (kades) sudah berjanji untuk mengembalikan anggaran itu ke kas Negara. Tutupnya. (Nawir)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *