Slider

Inilah Hasil Pembahasan Tertutup Pemkab Halteng Bersama Perusahaan

Halteng, TM.com – Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber informasi media ini Senin, (02/12/2019) siang tadi menyebutkan bahwa hasil rapat pembahasan tertutup Pemkab Halteng bersama pihak manajemen PT WBN dan PT IWIP pada hari Sabtu, (30/11/2019) baru – baru ini Bupati Edi Langkara meminta kepada pihak perusahaan untuk menjelaskan tuntutan aksi.

Sekaligus meminta kepada pihak perusahaan agar jangan ambil keputusan sendiri, menginformasikan ke Pemda karena Pemda selaku Fasilitator,” ungkap sumber yang enggan identitasnya dipublikasi ini.

Sementara Wakil Bupati Abd Rahim Odeyani kata sumber, mempertanyakan apakah penerimaan karyawan tahun 2019 sudah mencukupi 3000 orang yang diantaranya Tenaga Skill (TS) sebanyak 750 orang dan General Work (GW) sebanyak 2250 orang sampai pada tanggal 30 November 2019 sudah memenuhi kuota atau belum,” jelasnya.

Selain itu, sebanyak 143 orang pekerja lokal yang di PHK yang mengalami kesalahan fatal tidak bisa di tolelir, jika kesalahan kecil meminta kepada manajemen untuk mempertimbangkan dan melakukan pemanggilan kembali untuk pekerjakan. Dan kepada Menejer Security Pak Jounan Dengah dimintakan supaya memperbaiki gaya komunikasinya terhadap masyarakat,” ucap sumber.

Sementara anggota DPRD Halteng Munadi Kilkoda pada kesempatan itu meminta kepada manajemen perusahaan untuk menjelaskan terkait dana CSR mulai dari siapa pengelolannya, perusahaan atau siapa yang mengelola CSR dan peruntukkannya dibagi perorang dan berapa besar jumlahnya,” jelas sumber.

Untuk Kadisnakertrans Pak Hakami mempertanyakan terkait kuota penerimaan karyawan 2019, apabila ada sisa kuota supaya di informasikan kepada Disnakertrans untuk disampaikan kepada masyarakat. Kemudian diminta kepada manajemen untuk melaporkan jumlah tenaga kerja yang sudah di PHK mulai dari bulan Maret sampai November 2019 sebab, sejauh ini perusahaan belum ada tembusan pelaporan ke Disnakertrans.

Terkait pembahasan tertutup Pemda Halteng bersama manajemen Yudi Lesmana PT WBN menjelaskan 7 tuntutan warga lingkar tambang yang disampaikan saat aksi demo baru – baru ini 5 tuntutan sudah di sepakati, dan 2 tuntutan masih di pertimbangkan dan meminta waktu kurang lebih 3 bulan manajemen akan memperbaiki sistem
muatan dari masa aksi demo yang tertuju kepada masalah HRD ibu Risalina Sangaji yang diminta diberhentikan oleh masa aksi.

Menjelaskan juga soal peruntukkan pengelolaan CSR serta siap untum memperbaikan jalan. Sementraa Jounan Dengah Menejer Security dihadapan Bupati dan rombongan Muspida atas nama pribadi meminta maaf kepada masyarakat lingkar tambang terkait dengan kejadian kemarin yang telah menyinggung hati dan persaan masyarakat,” kisah sumber kepada awak media. (Ode)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *