Slider

Inilah Informasi Baru Sumber Terkait Pembelian Kapal KM Faisayang

Halteng TM.com – Satu tahun lalu sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Satu Gagasan Maluku Utara (SATGAS) pada hari Rabu, (14/02/2018) lalu didepan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut kepada KPK untuk mengambil alih penaganan kasus pembelian kapal cepat KM Faisayang yang diduga melibatkan mantan Bupati Halteng dua periode Ir M Al Yasin Ali yang kini menjadi Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara.

FOTO : KM Faisayang Yang Lama Sudah Tidak Di Fungsikan Dengan Kondisi Rusak Parah dan Tidak Terawat Lagi

Terkait perihal diatas kini ada informasi baru bahwa dalam pembelanjaan kapal cepat KM Faisayang harga sebenarnya hanya 3,5 milyar saja bukan 11,5 milyar, ada terjadi kwitansi yang dobel dalam pembelian kapal cepat itu sehingga menggenjot sampai 11,5 milyar,” jelas sumber yang enggan identitasnya dipublikasi ini Ahad, (11/08/2019) sore tadi.

Menurutnya. “Masa kapal yang sudah tua seperti KM Faisayang dijual dengan harga 11,5 milyar. Sapa yang mobayar itu berpikir 1000 kali, cuman karena pembelian kapal cepat ini oleh Pemerintah daerah, sehingga dalam pembelian kapal itu ada transaksi tambahan yang dapat merugikan keuangan negara maupun daerah guna kepentingan kelompok dan pribadi,” ungkap sumber.

Sumber juga menyatakan bahwa pembelian kapal cepat KM Faisayang memang benar terindikasi korupsi yang sangat merugikan keuangan negara dan daerah sehingga perlu diusut tuntas dalam dugaan korupsi APBD Kabupaten Halmahera Tengah tahun 2016 itu,” pintah sumber ini. (Ode)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *