Slider
253 views

Jangan Coba-Coba Politisir Bantuan Untuk UMKM

Ternate-Teropongmalut.com, Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Provinsi Maluku Utara Junaedi Abdul Rasyid, memberikan warning kepada pihak-pihak yang berkepentingan agar tidak mempolisir program Bantuan Presiden atau Banpres pemerintah pusat untuk para pelaku UMKM yang terdampak covid-19 untuk Pemulihan ekonomi di Malut

Bantuan ini merupakan program Pemulihan ekonomi pasca Covid-19. “sangat disayangkan jika ada Tim Sukses pasangan calon Walikota dan Bupati yang mengambil kesempatan dalam kesempitan terkait kebijakan ini untuk kepentingan kelompok sebesar Rp 2,4 juta, dalam penyaluran karena saat ini ada aroma-aroma tidak enak menjelang Pilkada Serentak 2020” kata Junaedi kepada wartawan di Kota Ternate beberapa waktu lalu.

Selanjutnya ketua FPII dan juga selaku ketua asosiasi K3 Maluku utara ini menjelaskan, pihaknya sudah menemukan adanya indikasi penipuan dari oknum-oknum yang akan mengambil bagian bantuan tersebut.

Bapak Presiden memberikan bantuan Rp 2,4 juta bagi pelaku UMKM, maka warning kepada Camat, Lurah, sampai kepada RT supaya tolong jangan politisir, karena ini merupakan bentuk kebijakan pemerintah pusat. ini bukan kebijakan pemerintah kabupaten dan provinsi.

Hal ini jika terdapat ada temuan tentang penyampaian Banpres ini dipolitisir maka bersama kepolisian dalam hal ini Polda Maluku utara bertindak tegas dan proses hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Karena ini jelas disampaikan oleh Mendagri, jangan coba-coba kita mempolitisir kebijakan pemerintah pusat untuk kepentingan politik dalam Pilkada ini sudah pernah terjadi di Pemda lain di Indonesia.

Oleh sebab itu Junaedi Abd. Rasyid ST, CST mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah dibohongi, karena bantuan tersebut merupakan program pemerintah pusat yang menganggarkan untuk pemberdayaan pelaku UMKM yang terdampak Covid-19. (Sul/red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *