Jika Pekerjaan 106 Unit Fondasi RSS Tak Sesuai RAB, Maka Itu Akan Menjadi Temuan

Halteng TM.com – Tahapan pekerjaan Rumah Sangat Sederhana (RSS) type 27 yang tersebar di Kabupaten Halmaherah Tengah kini telah dalam tahapan pekerjaan. RSS itu sebanyak 106 unit senilai Rp 5.407.000.000,00 (Lima Milyar Empat Ratus Tujuh Juta Rupiah) dengan nomor Kontrak 640.04/SPP-RSS-DAU/DPKP-HT/IX/2019 Tahun Anggaran 2019 melalui APBD DAU Pemkab Halteng dan memerlukan waktu pelaksanaan selama 92 hari kalender.

FOTO : Papan Proyek Pembagunan Rumah Sangat Sederhana (RSS) Bersumber APBD DAU Tahun Anggaran 2019

Rumah Sangat Sederhana (RSS) yang bersumber APBD DAU Tahun Anggaran 2019 itu hanya berukuran 6 x 6 dengan nilai per unit Rp 50.000.000,00 (Lima Puluh Juta Rupiah) yang dikerjakan oleh CV Satriyah Indah atau Direktur Perusda Rusli Sadek selaku pemenang tender,” jelas Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Pemkab Halteng Yusuf A Karim S.Ip diruang kerjanya Senin, (06/10/2019) siang tadi.

Yusuf A Karim kepada awak media menegaskan bahwa jika ada pekerjaan 106 unit tersebut dikerjakan tidak sesuai RAB, terutama galian fondasi maka itu akan menjadi temuan dan akan diberikan sanksi. “Kalau soal fondasi yang tidak sesuai juknis pekerjaan maka pihaknya akan memberikan teguran atau sanksi keras terhadap pihak reknanan itu,” tegasnya.

Meskipun demikian sanksi dan ketegasan dari Plt Kadis Perkim terkait dengan tahapan pekerjaan yang tak sesuai juknis RAB, namun tahapan pekerjaan tahapan fondasi salah satu pembangunan RSS di desa Aer Salobar sudah melanggar ketegasan dan sanksi itu. Karena pekerjaan fondasi tak ada galian sama sekali.

Terkait pengawas kata Plt Kadis Perkim Yusuf A Karim, sejauh ini belum ada yang memiliki SK sehingga dalam waktu dekat diupayakan guna turut mengawasi 106 unit RSS tersebut,” ucapnya. (Ode/Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *