Kabid Humas: Wahda Z. Imam ditahan Berdasarkan Pasal 21 KUHAP

  • Share

Ternate-TeropongMalut.com, Polda Maluku Utara menggelar Konferensi Pers pada Selasa 9 November 2021 di Kantor Direktorat Reserse dan Kriminal Umum di Kota Ternate untuk menjelaskan duduk perkara yang menjerat anggota DPRD Provinsi Malut Wahda Z. Imam, yang ditahan sejak Senin 8 November kemarin.

Kabid Humas Polda Malut Adip Rojikan, SIK. MH, kepada awak media menjelaskan bahwa Penyidik Dit Reskrimum Polda Maluku Utara kemarin suda melakukan pemeriksaan, kepada tersangka dan dilakukan penangkapan serta dilakukan penahanan terhadab Wahda Z. Imam.

“Dalam proses penahanan tersebut Penyidik memiliki alat bukti yang sangat kuat, baik segi formalnya maupun matrilnya,” kata Kabid Humas Polda Malut mengawali penjelasan kepada awak media yang hadir.

“Penyidik suda melakukan pemeriksaan dan penyitaan barang bukti berupa 4 Unit Ruko dan 1 unit rumah, termasuk 20 alat bukti. Tersangka dijarat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan penyerobotan harta gono-gini dengan ancaman Hukuman 4 Tahun penjara,” jelasnya.

Untuk alasan penahanan terhadap Wahda Zainal Imam sebagai tersangka lanjut Adip, penyidik memiliki dua alasan. Yakni alasan obyektif dan subyektif sebagaimana diatur dalam Kitab Hukum Acara Pidanah (KUHAP) kususnya pasal 21 ayat 4 poin poin a dan poin b.

“Pasal 21 KUHAP ayat 4 di poin b  adalah pasal pengecualian, sehingga meskipun ancaman hukumannya hanya 4 tahun. Namun tersangka bisa di tahan,” jelasnya.

Terhitung sejak Senin kemarin Wahda Z. Imam ditahan selama 20 hari kedepan sambil menunggu dilakukan pemberkasan oleh penyidik Dit Reskrium Polda Maluku Utara. (Dar, Tamsil/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *