Slider
295 views

Kadis ESDM: Delapan Perusahaan Tambang di Malut Berikan Dana Hibah ke Pemprov

Sofifi-Teropongmalut.com, Delapan Perusahaan Tambang yang beroperasi di provinsi Malut menyumbangkan sebagian kecil Pendapatan perusahaan ke Pemprov Malut untuk membantu Pemprov Malut dalam menangani virus Covid-19. Demikian dijelaskan Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Malut Hasim Daeng Barang, saat ditemui teropongmalut.com di Sofifi Senin (19/10).

Hasim, menjelaskan perusahaan-perusahaan tambang yang menyumbang untuk membantu Pemprov Malut dalam menangani virus Covid-19. Dilakukan secara sukarela. “Sumbangan itu suka rela atau hibah dari perusahaan, kita tidak mematok berapa besarnya sumbangan yang diberikan oleh perusahaan tambang” jelas Kadis ESDM.

Adapun rincian sumbangan atau hibah delapan Perusahaan tambang baik tambang emas maupun tambang nikel bervariasi. PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) tambang emas yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Utara menyumbang Rp 4 miliar, PT Wanatiara Persada tambang nikel yang beroperasi di Halsel menyumbang Rp 2 miliar, PT Alam Raya Abadi tambang nikel yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Timur menyumbang Rp 200 juta, PT Harita Grup tambang nikel yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Selatan menyumbang Rp 4 miliar.

Selanjutnya PT IWIP tambang nikel yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Tengah menyumbang Rp 4 miliar, PT Anugerah Sukses Mining tambang nikel yang beroperasi di Kabupaten Halteng menyumbang Rp 100 juta, PT Harum Sukses Mining tambang nikel yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Tengah menyumbang Rp 50 juta dan PT Fajar Bakti Lintas Nusantara tambang nikel yang juga beroperasi di Kabupaten Halmahera Tengah menyumbang hanya Rp 20 juta.

Sedangkan Tujuh perusahaan tambang lainnya lanjut Hasim belum menyumbang karena masih mempelajari Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang Pemprov Malut. “Tujuh perusahaan tambang lainnya masih mempelajari NPHD yang kita serahkan untuk selanjutnya didiskusikan di tingkat manajemen lalu diputuskan berapa dana yang harus disumbangkan ke Pemprov Malut, jadi kita menunggu aja” pungkas Hasim. (Dar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *