Kadis KP Penyemangat Warga Tomalou dalam aksi kerja bakti di venue Utama STQ Nasional XXVI

  • Share

SOFIFI-TeropongMalut.com, Dalam Rangka menysukseskan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Nasional XXVI pada 14-23 Oktober 2021, Warga Kelurahan Tomalou Kecamatan Tidore Selatan kembali memperlihatkan solidaritas sebagai relawan yang baik bagi Pemkot Tidore khususnya dan Pemprov Malut dengan cara kerja bakti sosial pada Sabtu, 10 Oktober 2021.


Pembukaan STQ Nasional ke 26 tinggal menghitung hari, Warga Tomalou TIdore kembali melakukan aksi nyata dalam bentuk Kerja Bakti yaitu membersihkan jalan dan selokan di Area Venue utama STQ Nasional yakni di alun-alun kota Sofifi, aksi ini adalah yang kedua kalinya.

Dalam baksos tersebut, didampingi langsung oleh Abdullah Assagaf Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)Provinsi Maluku yang juga merupakan Panitia STQ Nasional.


Sementara itu Ros Albaar istri Kadis KP Provinsi Malut kepada wartawan menambahkan, ada pesan moril khusus yang ingin disampaikan kepada masyarakat Tomalou dari kegiatan kerja bakti yang mereka gagas tersebut.

Foto: Istri Kadis KP Provinsi Malut bersama salah satu warga Tomalou (Istimewa)

“Terutama semangat kebersamaan dan gotong royong serta mendukung program Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi, Hari ini gotong royongnya bersama semua keluarga Tomalou baik yang berada di ternate dan di daratan Oba ini,” ucapnya.


Berdasarkan hasil Pantauan Tim dilapangan terlihat kurang lebih 400 orang warga Tomalou yang ikut partisipasi dalam aksi kerja bakti termasuk Ibu-Ibu Majelis Taklim Kelurahan Tomalou, mereka berangkat ke Sofifi menggunakan 5 armada kapal nelayan INKA MINA, beserta peralatan kerja dan makanan yang mereka bawa sendiri dari rumah masing-masing.


Ishak Lukman lurah Tomalou, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Tomalou atas antusias dan partisipasi untuk mendukung dan menysukseskan STQ Nasional.

“Hari ini kami masih bersemangat untuk melaksanakan bakti masal tahap II, semoga dalam waktu dekat ini Panitia STQ Nasional, Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bisa bekerja sama untuk pembersihan areal STQ dan tempat Nginap Kafila,” harapnya.

Foto: salah satu pedagang di Sofifi


Sementara itu di tempat yang sama Azis Soleman, warga Tomalou mengatakan, Gelaran STQN ke 26 adalah kegiatan berskala besar yang pertama digelar di Maluku Utara.

“Ini menjadi momentum bahwa Maluku Utara harus sukses menjadi contoh penyelenggaraan kegiatan berskala besar. olehnya itu antusias warga maluku utara khususnya masyarakat Tomalou dengan penuh semangat gotong-royong dari berbagai golongan melakukan aksi bersih-bersih dengan murni dari masyarakat sendiri tanpa ada tendensi apa pun.


Hadir ditengah aksi kerja bakti tersebut yakni Kepala (DKP) Abdullah Assagaf bersama Istri, kehadiran mereka selain memberikan arahan juga memberikan suport kepada warga Tomalou.


Kerja bakti masal ini dipusatkan disekitaran Masjid Raya Shaful Khairat dan di bagi tiga kelompok, Mulai dari arah samping masjid raya yakni Jalan Barbar (kelompok 1), depan masjid raya Jalan Sultan Nuku (kelompok 2) dan Jalan Jend. Sudirman (kelompok 3) dan berakhir depan kantor Dinas Kelautan dan Perikanan.


selain itu Ridwan A Jamaluddin warga desa Kusu kec. Oba Utara menuturkan bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada masyarakat Tomalou yang hari ini melakukan kerja bakti masal guna mendukung secara penuh kegiatan STQ tingkat Nasional di Kota Sofifi, kurang lebih 500 orang yang ikut kerja bakti ini merupakan suatu langkah yang sangat baik.


Ia, menghimbau kepada warga oba utara “Mari kita melihat ini, apa yang telah ditunjukkan oleh masyarakat Tomalou Kota TIdore Kepulauan ini murni benar-benar dari masyarakat untuk datang melakukan pembersihan di lokasi STQ Nasional ini, bukan karna paksaan akan tetap mereka mempunyai insiatif sendiri dalam rangka mendukung Pemerintah Kota Tidore khususnya dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara hingga STQ ini dapat berjalan dengan baik sesuai apa yang kita harapkan bersama,” ajaknya.


Selain itu Indra Lukman, Pedagang yang berada diseputaran lokasi STQ, kepada wartawan menuturkan bahwa dengan hadirnya masyarakat Tomalou yang datang kerja bakti disini, sangat membawa dampak yakni lingkungan terlihat bersih dan selain itu dapat omset pemasukan labih bertambah dibandingkan dengan hari biasa.

Disela waktu istirahat Lurah TOmalou bersama masyarakat juga diberikan paket makanan siap saji dari Dinas Sosial (Dimsos) Provinsi Maluku Utara, yang berjumlah 500 paket, sekaligus diberikan testimoni cara makan.


Zulkifli, Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Malut, menjelaskan memang makanan siap saji dengan varian 6 rasa ini sudah disiapkan dari Dinsos untuk stok keadaan darurat dan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan Bakti Sosial seperti ini.

“Semoga masyarakat yang hadir ini bisa menikmati, ini adalah bentuk kehadiran Pemerintah Daerah bersama masyarakat untuk sama-sama kita berpartisipasi untuk mensukseskan STQ Nasional di Kota Sofifi Provinsi Maluku Utara,” jelasnya.

Foto: Lurah Tomalou Ishak Lukman (Istimewa)


Ishak Lukman, mengungkapkan bahwa “Di sini kita hadir mau berikan dukungan nyata buat Panitia STQ Nasional ke 26 demi suksesnya acara ini dengan kesan yang lebih baik, kita datang tanpa ada tendensi dari siapapun dan ini adalah tindakan murni dari masyarakat, Jadi saya ingatkan, dengan menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing termasuk bagian dari dukungan program kerja pemerinta,” kata Lurah Tomalou IShak Lukman diakhir kegiatan kerja bakti.


Selanjutnya ia berharap kepada masyarakat maupun pedagang di lingkungan sekitar area STQ ini agar bisa terus menjaga lingkung tetap bersih,” harapnya. (Asrul/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *