Slider
70 views

Kampanye/Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal oleh Dinas Pangan Provinsi Malut Libatkan 100 UMKM PIPL

Sofifi-Teropongmalut.com, Berbagai cara dilakukan Dinas Pangan Provinsi Malut untuk mempercepat tercapainya tujuan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal di wilayah Maluku Utara. Selain gerakan kampanye Diversifikasi Pangan Lokal Sumber Karbohidrat Non Beras kepada ASN dan Masyarakat, juga Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara akan melakukan Diversifikasi Pangan Lokal melalui Eskalasi UMKM Pangan Lokal. Demikian dijelaskan Kadis Pangan Provinsi Malut Sri Hatari, kepada teropongmalut.com via telepon Rabu (21/10). Lebih lanjut, kata Sri Hatari, yg juga mantan Tim Pemeriksa Daerah DKPP Provinsi Malut ini, bahwa Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal yg dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ASN dan Masyarakat tentang Pangan Lokal Sumber Karbohidrat Non Beras, juga meningkatkan Konsumsi Pangan Lokal Non Beras di Maluku Utara. Selain itu juga, utk mendukung dan mengembangkan UMKM Pangan Lokal di Maluku Utara.

Sri Hatari, menjelaskan saat ini pihaknya sudah memiliki data sedikitnya ada 100 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Industri Pangan Lokal di Malut, yang melalui Program Diversifikasi Pangan Lokal Sumber Karbohidrat Non Beras ini, akan kami bantu untuk melakukan pemasaran produk-produk UMKM Pangan Lokal melalui estalase pemasaran di TTIC dan juga di tempat-tempat strategis.
masyarakat” jelas Kadis Pangan Provinsi Malut Sri Hatari.

kadis Pangan Provinsi Malut Sri Haryanti Hatari

Industri pangan lokal sumber karbohidrat non beras di Maluku Utara yg menggunakan bahan baku dominan adalah Pisang dan jenis umbi-umbian, perlu dikembangkan, lanjut Sri Hatari. Untuk itu perlu perhatian dan pembinaan terhadap UMKM yang fokus pada pengolahan pangan lokal, agar mudah mengakses modal usaha ke perbankan, Demi peningkatan kesejahteraan pelaku Usaha Mikro di bidang Pangan.

Gubernur Maluku Utara, KH A.Gani Kasuba, sangat mendukung program Nasional Diversifikasi Pangan Lokal Sumber Karbohidrat Non Beras ini, sebab program ini akan dapat meningkatkan konsumsi Pangan Lokal Sumber Karbohidrat Non Beras di Maluku Utara yang sehat, bergizi, beragam dan seimbang serta dapat menurunkan konsumsi Beras sebanyak 2 kg/kapita/tahun” pungkas Sri Hatari. (Dar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *