Slider
64 views

Kapolda Sebut, Insiden Menimpa Wartawan Diskomunikasi

Ternate, TeropongMalut.com – Polda Maluku Utara mengutarakan permohonan maaf pada sejumlah wartawan atas perlakuan dugaan intimidasi yang dilakukan oknum polisi saat sekolompok massa aksi menghelat demonstrasi penolakan Undang-undang Omnibuslaw di depan kantor Walikota Ternate, Selasa, 20 Oktober 2020.

Ungkapan tersebut dikatakan langsung oleh Irjen Pol Rikhwanto ketika menyambangi para wartawan yang hendak berdemo didepan Kantor Polda, tak berselang lama pihak Polda, lantas mengajak dan menjamu para pendemo untuk bertatap muka bersama Kapolda,(21/10/20).

Kapolda memaparkan, Insiden menerpa beberapa wartawan ketika mengelar perkejaan jurnalistik, diskomunikasi tersebut, disebabkan lantaran bertepatan dengan pekerjaan keamanan kepolisian yang hendak dijalankan pihak keamanan kala itu.

Pernyataan Kapolda itu kuat terkait dengan kesalapahaman yang sudah bersinggungan dengan zona in line fire, dimana menurut Kapolda, Jurnalis harus juga mengenali dan mengetahui secara komprehensif bentuk pekerjaan yang diemban oleh pihak kepolisian terutama bertanggungjawaban terhadap stabilitas keamanan negara.

Seturut dengan kejadian tersebut Kapolda pun berjanji, bahwa kejadian mengerucut pada kesalahpahaman antara pihak kepolisian dan para wartawan akhir itu, tidak akan terulang kembali.

Selain tidak terulang kembali, Kapolda juga menegaskan disela-sela akhir pembicaraannya bersama Wartawan, bahwa oknum polisi yang sudah melakukan tindakan terhadap jurnalis tersebut akan diberikan saksi sesuai takaran kesalahannya. (Rahmat)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *