Slider

Kejari Diminta Periksa Kedua Pendamping Program BSPS Desa Kulo Jaya

Halteng TM.com – Puluhan rumah bantuan yang diprogramkan Kementerian Pekerjaan Umum Permukiman Rakyat (PUPR) yang dianggarkan melalui APBN tahun 2018 lalu dengan nilai milyaran rupiah dinilai berjalan tak sesuai harapan.

Buktinya, puluhan rumah bantuan di desa Kulo Jaya Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah itu hingga kini belum selesaikan dikerjakan. Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media Senin, (12/08/2019) sore tadi terkuak bahwa kedua pendamping itu tidak menyalurkan bantuan yang dibutuhkan sehingga pekerjaan tak berjalan.

FOTO : Puluhan Rumah Bantuan di Desa Kulo Jaya Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah Belum Selesai di Bangun

“Kami diberikan upah tukang oleh pendamping rata – rata Rp 1.200.000 (satu juta dua ratus ribu rupiah). Padahal, upah tukang itu senilai Rp 2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah). Selain itu, hingga kini batu bata pun belum diberikan hingga kini,” kesal sejumlah warga.

Atas ulah kedua pendamping itu, sejumlah Ibu rumah tangga sangat geram ketika melihat orang yang mengambil dokumentasi foto puluhan rumah bantuan itu. Karena menurut warga belum dikerjakan saja kedua pendamping itu menurunkan petugas dari Kejaksaan Negeri (Kejari) sekaligus pendamping mengintimisasi warga.

“Kalau kalian tak membangun rumah bantuan ini kalian akan diperiksa oleh pihak Kejaksaan Negeri, bahasanya seperti kepada kami. Sementara pembelanjaan batu bata saja hingga kini tak ada sehingga puluhan rumah tak dikerjakan oleh pemiliknya. Oleh karena itu, sebaliknya Kejaksaan Negeri yang harus memanggil dan memeriksa kedua pendamping itu, karena tidak mendistribusikan material batu bata,” kesal sejumlah warga saat di temui sore tadi.

Sebagian rumah bantuan yang sudah hampir selesai itu karena harus jual ternak sapi baru bisa melanjutkan rumah bantuan itu. Sekaligus membantah rekaman saat konfirmasi dengan pendamping baru – baru ini. Menurut sejumlah warga bahwa omongan pendamping itu semuanya bohong. Jika mereka sampai di sini lagi kami Ibu – ibu yang akan telanjangi pendamping itu. (Ode)


TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *