Kejari Weda Periksa 11 Orang Saksi Soal Lahan GOR Halteng

Halteng TM – Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Weda Jeffry Gultom SH kepada reporter Teropongmalut.com diruang kerjanya Selasa, (17/09/2019) siang tadi menyampaikan bahwa dalam pembayaran ganti rugi lahan Gelanggang Olahraga (GOR) Fagogoru ada yang tidak sesuai pada pemilik lahan.

Pemeriksaan tersebut berdasarkan laporan masyarakat yang pada proses pembayaran ganti ruginya ada yang tidak sesuai pada pemilik lahan,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan soal lahan GOR itu sebanyak 12 orang, 7 orang dari Bagian Pemerintahan Pemkab Halteng dan 4 orang dari warga masyarakat dan 1 orang dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Halteng,” tandasnya.

Selain perihal diatas, hari Jumat, (20/09/2019) kami bakal memeriksa mantan Kepala Desa Masure Zulfi Jakaria, Bendahara Desa Masure Helmi Jakaria dan Pjs Kepala Desa Masure Tamrin Hi Ayub terkait kerugian negara kurang lebih sebesar Rp 700 juta dalam penyalagunaan Dana Desa tahun 2015, 2016 dan 2017.

Kami sudah kepada ketiga tersangka untuk dimintai keterangan kembali pada hari Jumat, (20/09/201) sebab pemeriksaan kasus ini dalam tahap pemberkasan untuk dilimpahkan ke Tipikor Ternate, soal pengacara disiapkan Jaksa,” jelasnya. (Ode/Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *