KUA dan PPN Pimpong Data, Mempelai Belum Ada Buku Nikah

Halsel, TM.com – Keluarga bersama kedua mempelai di Desa Karamat Kecamatan Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan sangat menyesalkan sikap dan kinerja KUA dan PPN setempat. Pasalnya, kedua mempelai di Desa Karamat hingga dua bulan lebih ini belum mengantongi Buku Nikah sehingga ini disesalkan.

Terkait perihal diatas, PPN Desa Karamat Kecamatan Kayoa Suratman Mahmud kepada pihak keluarga mengisahkan biodata kedua mempelai yakni Muhidin M Nur (suami) dan Dewi Ikram (istri) telah masuk sejak lama. Hanya saja kemungkinan blangko di KUA sudah habis,” ucap Udin yang merupakan kakak dari Dewi Ikram saat konfirmasi via sambungan telpon kepada PPN Senin, (09/12/2019) siang kemarin.

Udin sangat menyesalkan dengan kinerja PPN dan KUA setempat yang diduga pimpongkan data kedua mempelai. Buktinya, hingga kini kedua mempelai belum mengantongi Buku Nikah, padahal pungutan administrasi sebesar Rp 1.750.000 (Satu juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah),” ungkapnya.

Kekesalan Udin ketika mengetahui PP Nomor 48 Tahun 2014 yang KUA dan PPN dilarang melakukan pungutan liar alias pungli. Sebab, PP Nomor 48 tahun 2014 itu melarang melakukan pungli. Sementara yang dijelaskan, aturan tersebut tidak berlaku jika calon mempelai ingin menggelar agenda pernikahannya dirumah, mesjid atau mushallah. Karena ada tarif yang sudah ditentukan, yakni calon mempelai harus membayar Rp 600 ribu dan itu dikirim melalui Bank bukan Cash,” jelas Udin.

Terpisah Kepala KUA Kecamatan Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan Muhammad Fadel kepada reporter Senin, (09/12/2019) siang kemarin mengaku biodata kedua mempelai yakni Muhidin M Nur dan Dewi Ikram hingga kini belum dimasukkan oleh PPN Desa Karamat.

Terkait pungutan liar (pungli) kata Kepala KUA, itu tergantung di Kepala Desa. Sementara tanggapan Kades setempat kalau soal pungli yang dilakukan PPN kepada mempelai itu bukan urusan Pemerintah, karena masing – masing punya fungsi jadi sangat tidak mungkin Kades masuk kedalam urusan agama,” tandasnya. (Ode)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *