Slider

Langkah Tauhid Soleman di Pilwako Ternate Terhenti..?

Bappilu Nasdem : Tauhid Masih PNS

Ternate – TeropongMalut.com, langkah bakal calon Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman, untuk bertarung pada pemilihan wali kota pada 9 Desember mendatang dipastikan terhenti. Hal itu terjadi setelah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Maluku Utara memastikan mengakhiri dukungannya kepada pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate Tauhid Soleman-Nursia Abdul Haris.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW Partai Nasdem Provinsi Maluku Utara Rais Sahan Marsaoly, kepada teropongmalut.com, disela-sela pertemuan pengurus Nasdem di kediaman Ketua DPW Nasdem Malut Ahmad Hatari, pada Rabu (29/07) menegaskan partainya saat ini memilih untuk mengusung kadernya pada Pilkada Kota Ternate 9 Desember mendatang.

“Partai Nasdem memberikan peluang ke Tauhid Soleman kan ada batas waktu. Partai kami memiliki 3 kursi dan alasan partai mengeluarkan dukungan ke Tauhid untuk memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan mencari Partai tambahan. Akan tetapi pada kenyataannya sudah 3 kali diberi kesempatan tetap saja tidak ada tambahan partai” tegas Rais kepada awak media.

Langkah evaluasi sekaligus mengakhiri dukungan kepada bakal calon wali kota ternate Tauhid Soleman, diambil oleh DPW Partai Nasdem Provinsi Maluku Utara karena beberapa alasan diantaranya adalah karena Tauhid Soleman, tidak mampu memenuhi surat tugas dari DPP Partai Nasdem untuk menambah mitra koalisi dengan partai lain. Padahal surat tugas itu dikeluarkan oleh Nasdem sejak bulan Maret lalu atau lima bulan lamanya.

Selain itu alasan lainnya adalah status Tauhid Soleman, kata Rais Sahan, masih seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang belum mundur dari PNS.
“Kami temukan ada beberapa pernyataan dari Tauhid Soleman yang membuat kami tersinggung yakni dia (Tauhid) menyatakan dia bukan Kader Nasdem dan masih berstatus PNS. Sangat mustahail jika partai mengambil keputusan mencalonkan balon PNS” jelas Rais Sahan.

Rais, menilai jika Partainya memaksakan untuk mencalonkan Tauhid Soleman sebagai calon Wali Kota merupakan langkah yang keliru karena statusnya masih PNS dan tak ada mitra koalisi.

Lebih lanjut Rais mengatakan, rekomendasi B1 KWK di dalamnya terdapat akibat hukumnya.

“Solusinya kalau dia tidak dapat partai koalisi untuk mencalonkan diri sebagai balon walikota dan tidak mampuh memenuhi administrasinya untuk mundur dari PNS, Ya,” ngana (Tauhid) keluar dan berikan kesempatan ke balon lain untuk ke NasDem” tegas Rais Sahan.

Sementara Ketua Teritorial Wilayah Maluku-Malut DPP Partai Nasdem, Rosita Usman menjelaskan, untuk pemilihan kepala daerah priode ini, partai Nasdem tetap memprioritaskan kaders.

“DPP Nasdem tetap memprioritaskan kader yang didorong maju bertarung di pilkada terutama Kota Ternate saat ini,” Jelas Rosita.
Adapun kader Nasdem yang dimaksud untuk didorong pada Pilkada Kota Ternate adalah Sekertaris Wilayah Nasdem yang baru yakni Asghar Saleh, berpasangan dengan Muhamad Hasan Bay. (dar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *