Slider

LMND KotaTernate Desak Pemerintah Pusat Selesaikan Masalah Papua

Ternate |Teropongmalut.com, Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) Kota Ternate pada Senin (09/9) menggelar mimbar bebas (orasi) di depan Kampus Muhammadiyah Kota Ternate menanggapi Gejolak Politik yang terjadi di Papua yang hingga saat ini belum bisa diselesaikan oleh Pemerintah Pusat.

Dalam mimbar bebas itu para aktifis LMND yang dipimpin oleh ketua LMND Kota Ternate Fauji, menyampaikan, kekecewaan terhadap Pemerintah Pusat. Sebab, hingga kini belum juga mampu mengatasi gejolak politik yang terjadi di Papua itu. Pemerintah kata Fauji, malah mengambil langkah represif terhadap masyarakat.

“Kami dari LMND Kota Ternate menyampaikan bahwa, dilihat dari kekacauan yang terjadi, ternyata tidak ada tindakan pasti dari Negara untuk meredam konflik politik yang terjadi di Papua, bahkan aparat negara sendiri dalam hal ini Anggota Militer dengan begitu kejamnya melalukan tindakan kekerasan dan kriminalisasi terhadap masyarakat Papua”. Kata Fauji mengawali pernyataannya.

Lebih lanjut fauji menjelaskan, hal tersebut dapat di lihat dari tindakan negara hari ini yang telah menghancurkan nilai-nilai Pancasila dan juga nilai-nilai Nasionalisme. Lewat 2 indikator tersebut maka sudah jelas bahwa Idiologi Pancasila di jadikan sebagai alat untuk menindas masyarakat Papua sehingga menurut pengkajian kami ini adalah salah satu bentuk diskriminasi Negara terhadap Papua.

“Maka dari itu saya sebagai ketua LMND Kota Ternate mengutuk keras kepada Pemerintah Pusat untuk segera menghentikan tindakan kriminalisasi. tarik militer organik dan non organik dari tanah Papua, buka akses internet dan kemerdekaan Pers di tanah Papua, dan mengembalikan marwah nilai-nilai kemanusiaan untuk masyarakat Papua.

Hal ini terjadi karena dari dulu sampai sekarang kami menilai negara belum mampu menyelesaikan masalah ini secara Konstitusional maupun secara Idiologi Pancasila”. Tutup Fauji. (Fai/red).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *