MSI Malut Paparkan Sejarah Hari Jadi Kepulauan Sula pada forum FGD

  • Share

Ternate-TeropongMalut.com, Masyarakat Sejarah Indonesia (MSI) Malut menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas perihal Penentuan hari Jadi Kepulauan Sula.

FGD itu digelar di Aula Asrama Haji Kemenag Provinsi Malut yang berlokasi di Kelurahan Ngade itu berkat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula.

Ketua MSI Provinsi Malut Dr Syahril Muhammad menjelaskan kegiatan itu bertujuan menyampaikan hasil riset tentang sejarah lahirnya Kepulauan Sula.

Itu merupakan bagian dari visi, Misi  serta tujuan Masyarkat Sejarawan Indonesia Malut untuk membantu Pemerintah Provinsi Malut, Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten.

“Kegitan hari ini agar menjadi catatan Sejarah bagi generasi akan datang,” kata Dr Syahril Muhammad.

Sejarah lanjut Dr Syahril, harus ditulis secara baik dan benar sesuai apa yang terjadi pada masa lalu. Ada dua hal yang harus di perhatikan dalam klasifikasi sejarah yakni subjektif, objektif serta berdasarkan pada data,  Fakta lunak dan Fakta keras.

“Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI)  Maluku Utara, mengharapkan  perlu kita telusuri (mencari), mengkaji sehingga menjadi ingatan kolektif serta ingatan historis pada khususnya masyrakat kabupaten Kepulauan Sula,” jelas Dr Syahril.

Hal yang terpenting dalam Hari jadi satu wilayah lanjut Dr Syahril, dilihat pada aspek Temporal, aspek masa lalu,  masa kini, serta aspek tematis Heroisme.

“Riset ini adalah keinginan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula” jelasnya.

“Tim kami suda bekerja dari bulan Agustus kemarin dan mungkin di targetkan awal bulan Desember, kami akan serahkan hasil riset kepada Pemerintah Daerah untuk di Perdakan serta diseminar akhir di Kabupaten Kepulauan Sula,” kata Dr Syahril menegaskan.

Dr Syahril mengaku pihaknya akan libatkan pakar sejarah dari Universitas Indonesia (UI), UGM, Pemerhati Sejarah, Pemberhati Kebudayaan di Malut dan khususnya orang Sula.

Hal itu disampaikan juga oleh mantan Ketua HPMS cabang Ambon 1996-1998 Ir Abd. Rahaman Drakel. Drakel mengaku mewakili masyarakat Kapupaten Kepulauan Sula di  Kota Ternate.

“Merasa bangga serta memberikan bayak terima kasih kepada Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI)  Maluku Utara, kegiatan ini sangat positif yang dinantikan masarakat Kabupaten Kepulauan Sula,” katanya.

Setelah mendengar ada kajian soal Hari Jadi Kepulauan Sula, kata Drakel ia, merasa  bangga, serta terharu, karena selama ini tidak pernah ada kegiatan-kegitan yang mengungkit sejarah Kabupaten Kepulauan Sula. (Tamsil/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *