Slider
67 views

Mulyansah: Malut Sebagai Gerbang Pasifik, Harusnya Lebih Maju dari Daerah Lain di Indonesia

JAKARTA-Teropongmalut.com, Provinsi Maluku Utara merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara-negara di laut Pasifik seharusnya Maluku Utara menjadi provinsi yang lebih maju dengan daerah lain di Indonesia. Namun sayangnya potensi itu belum dimanfaatkan secara baik oleh Pemprov Malut, akhirnya negara-negara tetangga yang memanfaatkan potensi itu terutama potensi perikanan. Demikian dijelaskan Mulyansah A.Ways, salah satu penulis asal Malut pada diskusi terbuka terkait masa depan Maluku Utara di Studio Ichi Omahoru Channel, Pramuka, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Diskusi tersebut bertajuk Maluku Utara Gerbang Pasifik, yang di pandu oleh Siti Aminah Amahoru (kandidat Doktor di Malaysia) dan di hadiri langsung Penggagas Malut Gerbang Pasifik Muliansyah Abdurrahman yang juga Staf Khusus Ketua Komite I DPD RI  ini serta bersama dengan koleganya Willy Hegemur, putra asal Papua yang selalu Bersama Bang Mul dalam membahas agenda – agenda kemajuan Indonesia Timur.

Diskusi itu sangat menarik karena Muliansyah selaku narasumber menjelaskan secara lugas soal potensi Malut yang berbeda di bibir Pasifik. “Harusnya Pak Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba, memiliki ide besar membangun Malut dari bibir Pasifik dengan memanfaatkan kedekatannya dengan negara-negara di laut Pasifik seperti Jepang” dibutuhkan pemimpin yang punya ide besar dan berani” harap Mulyansah.

Maluku Utara menurut Muliansyah bukan hanya berada di pentas nasional, melainkan juga harus berada di pentas internasional.
“Saya pikir Maluku Utara punya masa depan lebih baik, kalau di kelolah dengan baik, karena memiliki geografis yang di bagian Timur dan Utaranya Indonesia, dekat dengan negara Piliphina dan negara – negara Pasifik lainya, belum lagi menjadi tempat logistik USA dalam pertempuran perang dunia II kala itu”. Kata Muliansyah, yang juga kandidat Doktor Politik ini.

Foto: Diskusi di studio

“Saat ini saya melihat jarang anak – anak Malut sekolah dan kuliah di luar negeri, artinya hal ini menjadi kendala ketika kita meramu Malut masa depan, sehingga SDA yang begitu melimpah nantinya akan di kelolah bukan orang asli Maluku Utara, saya berharap ide besar yang kita gagas ini, insyah Allah Malut masa depan lebih baik untuk Indonesia dan dunia” harap Mulyansah A. Ways

Dalam diskusi itu juga, Siti Aminah Amahoru memiliki pertanyaan kritis, bagaimana Bang Mul bisa mewujudkan ide besar ini, lantas Bang Mul singkat menjawab dalam diskusi tersebut.

“Memang sulit kita wujudkan Ide besar ini, tetapi saya sudah mencoba meramu dengan beberapa akademisi asal Malut serta mahasiswa pasca sarjana yang di Jakarta, agar kita mengagendakan kajian – kajian khusus terkait dengan Malut masa depan. Tukas Bang Mul

Saat diskusi penutup, Bang Mul sapaan Mulyansah dan Bang Willy juga di berikan buku oleh pemandu acara diskusi ini, oleh penulis Siti Aminah Amahoru.

Sehingga Bang Mul pun berkelakar akan memberikan buku juga ke pemandu di waktu dekat terkait Malut Gerbang Pasifik. Pungkas Muliansyah A. Ways, Putra Asal Malut ini yang sehari-hari Sebagai Dosen dan Aktif di KADIN Indonesia. (Mad/red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *