Pakai Dana Desa, Kades Waiboga Jamin Kesehatan Janda Dan Anak Yatim

SANANA | TM Kinerja Kepala Desa Waiboga Patut dicontohi bagaimana tidak, orang nomor satu di Desa Waiboga itu memanfaatkan kehadiran dana desa untuk menjamin kesehatan warga desanya.

Buktinya, pada tahun 2018 dan 2019 kepala desa waiboga Hasanudin Tidore memanfaatkan Dana Desa dengan memberikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada 80 janda dan anak yatim,”Iya ditahun 2018 ada 40 janda dan anak yatim diberikan Kartu KIS kemudian ditahun 2019 juga 40 sehingga total sudah 80 KIS yang diberikan ke warga semuanya menggunakan dana desa”Ungkap Kades Waiboga Hasanudin Tidore.

Lanjut Hasanudin, yang juga selaku ketua APDESI Kepsul itu menegaskan,sebagai pemimpin ia memiliki kewajiban untuk melindungi warganya yang ternyata masih banyak yang tidak terjamin kesehatannya oleh pemerintah.Hal inilah yang menggerakkan hati kepala Desa Waiboga Kecamatan Sulabesi tengah, Kabupaten Kepsul itu menggunakan sebahgian dana desa untuk menjawab jaminan kesehatan masyarakat terutama janda dan anak yatim didesa tersebut.

Awal menjabat menjadi kepala desa tahun 2015 lalu, Hasanudin mengaku sudah mendapatkan keluhan karena masih banyak warga yang tidak mendapat bantuan berupa kartu KIS.Padahal, ia menilai warga tersebut memang layak mendapat bantuan namun luput dari pendataan instansi terkait.
,”Saya lihat tetangga sendiri yang kesulitan membeli beras, apalagi untuk berobat, sementara dia tidak punya kartu jaminan kesehatan,” kata Hasanudin Tidore mengawali cerita dengan teropongmalut.com.

Selaku kepala desa ia langsung melalui berbagai diskusi dengan para perangkat desa, akhirnya tercetus ide memasukkan sebahgian dana desa melalui rapat musyawarah desa bersama warga setempat untuk mengakomodir bantuan kartu jaminan kesehatan (KIS) bagi janda dan anak yatim.

Selain menjamin kesehatan janda dan anak yatim,Kepala Desa Waiboga kecamatan sulabesi tengah itu juga memberikan 87 perahu alias viber dan mesin ketinting kepada warganya serta kontrak guru kursus bahasa inggris bagi siswa siswi SD yang ada di desa waiboga.dimana semua anggaran itu bersumber dari Dana desa waiboga kecamatan sulabesi tengah

Selain program pemberdayaan,Ketua APDESI kepsul itu juga membangun sejumlah infrastruktur berupa jalan stapak dan lampu jalan serta lampu hias didesa tersebut,”selain jamin kesehatan warga,kami juga memberikan sejumlah bantuan alat tangkap berupa viber,kursus bahasa inggris untuk pelajar dan pembangunan infrastruktur seperti jalan stapak juga telah kami buat menggunakan dana desa”Tutup Kades Waiboga Hasanudin Tidore. (Adl)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *