Slider
52 views

Pakai Narkotika, Oknum ASN Diringkus BNN Provinsi Malut

Ternate – TeropongMalut.com, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara (Malut) berhasil ringkus salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) atas penggunaan obat terlarang (Narkotika) jenis shabu seberat 0,8 gram dan seorang pekerja swasta dengan barang yang sama dengan berat 3,16 gram.

Penangkapan terhadap oknum ASN, diketahui beridentitas pria bernama JOHAN SAMAD alias JS (38) yang berstatus sebagai PNS di Kota Ternate. Dirinya berhasil di amankan pada hari Selasa, (28/08), pada pukul 14.30 Wit, di Samping Jalan Raya Kel. Soasio, Kec. Kota Ternate Utara.

“JS berhasil di tangkap oleh petugas BNN Malut, karena menguasai Narkotika 1 (satu) bungkus plastik kecil berisikan Kristal Bening yang diduga Narkotika Jenis Sabu (Methampetamine) seberat 0,8 Gram yang disembunyikan di dalam saku celana depan sebelah kanan. Sementara Barang buktikan (Bb) lain dapat di amankan yakni, 1 (satu) unit Handphone Warna Merah Muda disimpan di saku celana sebelah kiri” Ungkap Penyidik, Ipda Mudzakir Syahhdzuan.,SH kepada awak media dalam konferesi persnya di kantor BNN-Malut, Kamis (27/08)

Bukan hanya oknum PNS saja yang ditangkap, melalui Kabag Umum, Drs. Fatahillah Syukur, M.Si juga menyampaikan, pada hari Kamis, (20/08) sekitar pukul 18.20 Wit, pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap Tamrin Andres alias TAM (41) sebagai pekerja swasta.

Tersangka (Tam) di tangkap dan digeledah saat menggunakan motor ojek membawa barang bukti berupa 4 (empat) bungkus plastik kecil berisikan kristal bening yang diduga Narkotika Jenis Sabu (Methampetamine) seberat 3.16 Gram di Perumahan PNS Pemprov Maluku Utara Jalan Blok G, Sofifi Kec. Oba Utara, Prov. Maluku Utara.

“Dirinya menyembunyikan BB tersebut di dalam lipatan jahitan celana jeans warna biru yang dipakainya. Dari tangan pelaku, dapat diamankan 1 (satu) unit Handphone merk Samsung type GT – E1272 Warna Hitam. Tambahnya,” Untuk BB diamankan dan dibawa ke kantor BNN Malut guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.” Ucapnya

Atas perbuatan kedua tersangka, dijerat Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) huruf a Undang – undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Tindak Pidana Narkotika Golongan I Jenis Sabu dan atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang – undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dengan cara membeli, menerima, menyimpan dan memiliki serta menggunakan bagi diri sendiri Narkotika golongan satu jenis Sabu. (KJ)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *