Slider
499 views

Partai Berkarya Ingatkan Ketua DPRD Kota Ternate Tak “Hambat” Proses PAW

Ternate-Teropongmalut.com, Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai Beringin Karya ( Berkarya) Kota Ternate mengingatkan Ketua DPRD Kota Ternate Muhajirin Bailusy, untuk tidak menghambat proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap dua anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya yang telah diberhentikan dari keanggotaan Partai Berkarya.

“Keputusan DPP Partai Berkarya soal PAW Ali Syarif dan Rustam Saribulla dari Anggota DPRD Kota Ternate adalah final, dengan demikian tidak ada alasan bagi Ketua DPRD Kota Muhajirin Bailusy, untuk mengembalikan lagi proses PAW ke internal partai, proses di internal partai telah selesai, jadi Ketua DPRD sebagai Ketua Banmus harus memprose surat PAW yang diajukan DPP Partai Berkarya kepada DPRD Kota Ternate, bukan untuk dikembalikan lagi ke internal partai, apanya yang dikembalikan” tanya Ketua DPD Partai Berkarya Kota Ternate Jainal Samad, kepada wartawan di Kota Ternate Sabtu (16/01).

Menurut Jainal, terdapat tiga alasan seorang anggota DPRD du PAW yakni berhalangan tetap, mengundurkan diri dan dipecat atau diberhentikan oleh partai yang bersangkutan. Dalam kasus partai Berkarya lanjut Jainal, dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya itu diberhentikan oleh partai karena melakukan sejumlah pelanggaran.

“Dengan begitu maka tidak ada alasan bagi seorang Ketua DPRD Kota Ternate untuk tidak menindaklanjuti surat PAW yang diajukan oleh DPP Partai Berkarya, apalagi Ketua DPRD Kota Ternate menyatakan mengembalikan ke internal partai, dan keputusan itu diambil dalam rapat Badan Musyawarah, keputusan Banmus mengembalikan ke internal partai adalah keputusan yang keliru” jelas Jainal Samad.

Menindaklanjuti keputusan DPRD Kota Ternate yang mengembalikan proses PAW ke internal partai, maka dalam waktu dekat DPD Partai Berkarya Kota Ternate menurut Jainal akan kembali menyurat ke DPRD Kota Ternate meminta hearing dengan pimpinan DPRD untuk meminta penjelasan pimpinan DPRD atas keputusan Banmus mengembalikan proses PAW ke internal partai.

“Ini masalah internal Partai Berkarya, jadi seharusnya Ketua DPRD sebagai Ketua Banmus menindaklanjuti keputusan DPP Partai Berkarya bukan mengembalikan lagi ke partai” pungkas Jainal Samad. (Dar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *