Pemahaman Idiologi Pancasila Rendah Penyebab Lahirnya RUU HIP

Ternate-TeropongMalut.com, Pemahaman yang rendah soal idilogi Pancasila yang rendah merupakan penyebab atau alasan utama lahirnya Rancangan Undang-Undang tentang Haluan Idiologi Pancasila (RUU HIP) yang diiniasi oleh DPR-RI yang kini menyita perhatian public dan mendorong rakyat Indonesia menyuarakan penolakan terhadap RUU HIP. Demikian dijelaskan Pimpinan DPRD Provinsi Maluku Utara dari Fraksi Partai Gerindra Dr Wahda Zainal Imam, saat menjadi naras umber diskusi yang digelar Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Cabang Malut via aplikasi zoom meeting pada Jumat (26/06) malam yang mengangkat tema “Meneropong Isu Komunisme, RUU HIP dalam Tinjauan Teori Kekuasaan”

“Saya melihat ini satu problem bangsa yang sangat luar biasa, seluruh komponen bangsa sudah terlibat dalam membahas RUU HIP. Sukarno, pernah menyatakan yang membentuk Negara ini seperti apa, tergantung dari DPR. Reaksi public saat ini patut kita hormati dan hargai” jelas Wahda.

RUU HIP lanjut Wahda, terdiri dari 10 BAB, dan 60 Pasal. Yang menjadi persoalan mendasar dari RUU HIP pemahaman mereka soal Idiologi Pancasila ini rendah, itu masalahnya. Disisi lain Wahda, mempertanyakan kenapa dimasa pandemic ini dimunculkan RUU HIP, masyarakat diminta diam, tapi diluncurkan RUU. “RUU itu  harus dikaji ulang, karena reaksi public dari sabang sampai maraoke maka RUU ini sebaiknya dibatalkan saja” pungkas Wahda. (dar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *