Slider

Peringati Hari Bhayangkara, Polda Malut Programkan Operasi Gratis Celah Bibir dan Celah Langit-langit

Ternate – TeropongMalut.com, Meperingati Hari Bhayangkara ke-74, Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Ternate melakukan bakti kesehatan Polri dengan operasi gratis celah bibir dan celah langit-langit.

Melalui Karumkit Bhayangkara Polda Malut,
Kompol drg Tenang Wahyudi mengatakan, tujuan Polda Malut memprogramkan kegiatan ini adalah, menciptakan Kamtibmas yang kondusif, masyarakat semakin kondusif.

“Kegiatan ini, menindak lanjuti surat telegram dari Kapolri No. 842/VI/IJK/6.3-2020 tentang memperingati Hari Bhayangkara ke 74 berupa operasi celah bibir dan celah langit-langit secara gratis” Katanya kepada sejumlah awak media dalam konferensi pers di ruang Aula Kue Raha Polda Malut, Rabu (29/07)

Lebih lanjut, Tenang menjelaskan, tentu ini merupakan atensi pimpinan, mengingat situasi dan kondisi masyarakat yang sedang mengalami wabah Covid-19.

Apapun bentuknya sangat bergian bagi masyarakat, sehingga dapat di harapakan masyarakat semakin produktif di masa pandemi agar segera keluar dari masa kritis.

“Rencana pelaksanaannya jatuh pada tanggal 13,14,15 agustus, tetapi sehari sebelumnya pada tanggal 12 akan di laksanakan screening pasien yang sudah mendaftar” Jelasnya.

Sementara syarat dan ketentua pasien celah bibir ( Bibir sumbing) maupun celah langit minimal usianya 3 bulan dan berat badan ya 5 kg, sedang celah langit-lagit berusia 1 tahun dengan berat badan minimal 10 kg dan di haruskan dalam keadaan sehat disertakan dengan indetitas diri berupa KK dan KTP.

” Rata yang sudah mendaftarkan diri berusia 1-10 tahun” Ungkapnya

Kegiatan operasi tersebut, Kata Tenang, akan mendatangkan sejumlah tim bedah plastik dari Surabaya dan bekerjasama dengan Perhimpunan Ahli Bedah Plastik Indonesia (PERAPI) dan Organisasi kemanusiaan smeltren.

Jumlah kuota pasien, untuk saat ini masih di batasi 20 pasien, tapi nanti dilihat animo dan perkembangan kasusnya, artinya di sreening dulu apakah kasusnya berat atau ringan dan bisa di laksanakan atau tidak.

“Jika situasinya memungkinkan bisa lebih dari 20 bisa saja tergantung pada hasil screening” Tutupnya. (kj)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *