PKL Pasar Buale Tobelo Keluhkan Menurunnya Pendapatan

  • Share

Teropongmalut.com-puluhan pedagang pasar Buale kembali mengangkut barang dagangan serta fasilatas dagangan berupa, tenti, dan lapak. Pengangkutan itu berlangsung pada Jumat (15/10) tepat pukul: 18:30 wit.

Sofyan Birasungi yang mewakali pedagang pasar Buale pada Teropongmalut.com mengatakan bahwa alasan pemindahan barang dagangan serta fasilitas ketempat semula itu berdasar pada perjanjian langsung antara pedagang pasar dengan dinas terkait yang itu disampaikan langsung oleh Muksin pada tanggal (5/8/2021).

“Waktu itu kami berikan waktu satu minggu atau 1 bulan untuk berjualan di dalam sebagaimana fasilitas bangunan yang pemerintah telah siapkan, jika hasil penjualan kalian nantinya tidak sesuai dengan hasil penjualan kalian diluar maka kalaian bisa kembali lagi kedepan,” kata Sofyan menjelaskan.

Sofyan mengaku pihaknya kembali berjualan di depan bukannya melawan pemerintah, akan tetapi mereka kembali pada poin-poin kesepakan awal diantaranya.

1. Jalan harus selesai dari pasar menuju voly grand
2. Terminal harus dibangun (terminal galela-loloda)
3. Tempat sampah harus diadakan dan
4. Pelabuhan speed (morotai-tobelo) di bangun

“Dari 4 poin tersebut yang dijanjikan tak kunjung datang artinya bahwa tidak ada tanda-tanda dari 4 aitem diatas dinas terkait buat pengadaan misalnya satu unit kontener untuk tempat sampah saja tidak ada sampai saat ini,” sesalnya.

Disisi lain pedagang pasar Buale merasa bahwa pendapatan mereka menurun selama mereka berjualan di dalam pasar. Sementara mereka berjualan diluar alhamdulillah hasilnya memuaskan

Sofyan yang mewakali pedagang pasar buale bilang selama mereka bajual di dalam pasar, pendapatan paling menurun sekali, akibat dari pengunjung atau orang yang berbelanja belanja barang jualan paling sepih jadi pendapatan dalam sehari kalu jualan di dalam suda paling besar itu diangka Rp. 500,000.

“Nah kalo Rp 500,000 ini modal saja tidak pulang, mana bisa torang bertahan berjualan didalam sementara torang kalo bajual diluar itu torang punya pendapatan dalam sehari berada diangka Rp, 1, 300,000 sampai dengan Rp 1, 500,000 karena itu tepatnya di pukul: 18:30 wit kami pedagang bersepakat untuk kembali lagi ke tempat awal kami berjualan,” tutur sofya.

Terpisah Pak Kadis Nyoter Koenoe saat di konfirmasi via WhatsApp belum ada tanggapan. (Ikwan/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *