Prodi PPG bersama 10 Prodi di FKIP UNKHAIR Jalani Asesmen

  • Share

Ternate-Teropong Malut.com, Program Studi (Prodi) Pendidikan Profesi Guru (PPG) FKIP UNKHAIR Ternate pada Jumat 5 November 2021 menjalani Asesmen oleh Dikti. Asesmen dilakukan secara daring via aplikasi zoom meeting. Demikian dijelaskan Ketua Prodi PPG FKIP UNKHAIR Dr Syahril Muhammad, kepada TeropongMalut.com di ruang PPG Jumat 5 November 2021.

Dr. Syahril Muhammad, menjelaskan Asesmen dilakukan untuk mengevaluasi kembali Unit Pelaksana Program Studi PPG dengan FKIP UNKHAIR.

“Evaluasi PPG mulai dari mekanisme pelaksanaan, sistem penjaminan mutuh, sistim penerima mahsiswa dan sampai pada hasil yang telah dicapai,” jelasnya.

“Mereka mengevaluasi bukan hanya PPG saja, tapi mereka mengevaluasi seluruh komponen yang ada didalamnya termasuk 11 Program Studi di FKIP Unkhair,” jelasnya lagi.

Sejak 2018-2021 lanjut Dr Syahril (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi telah melakukan evaluasi kurang lebih 65 Universitas di seluruh Indonesia.

“Salah satu kegiatan PPG adalah untuk mengembangkan serta meningkatkan mutu pembelajaran, yang berkualitas di masa yang akan datang,” jelasnya.

Kemendikbud memberikan kepercayan kepada  LPTK FKIP Unkhair untuk mengelola program dalam jabatan (Daljab) untuk mereka yang belum jadi guru.

PPG suda melakukan Progam Daljab yang di ikuti mahasiswa yang ada di Indonesia. misalnya Provinsi Ace, Sumatra,  Kalimantan, Pulau Sulawesi, Pulau Jawa, Papua dan Malut.

“Di Malut 1212 mahsiswa yang kami kembangkan dan 334 Mahsiswa yang menjadi alumni kami di seluruh daerah Malut” jelasnya.

Dari sisi pengangaran serta pembiayaan PPG bersumber dari  APBN, dan belum ada pembiayaan dari Pemprov dan Pemkot.

“Kami hanya menggunakan dana APBN, yang di tetapkan oleh bantuan pemerintah pusat, sementara kita lihat LPTK Provinsi lain mereka mendapatkan bantuan serta anggaran yang di berikan Pemda. Namun di Malut sampai saat ini  Pemprov maupun Pemkab, belum merencanakan anggaran untuk membangun mutuh pendidikan di daerah,” jelas Dr Syahril. (Tamsil/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *