Slider
36 views

Saksi TPS 5 Desa Tepeleo Beberkan Pelanggaran Pemilu 2019

Halteng TM.com – Fahria Ishak salah satu saksi di TPS 5 Desa Tepeleo Senin, (06/05/2019) pagi tadi kepada wartawan mengaku kecewa dengan hasil penghitungan suara yang dilakukannya di TPS 5 Desa Tepeleo Kecamatan Patani Utara Kabupaten Halmahera Tengah.

Pasalnya, dari sejumlah peserta Caleg DPRD Kabupaten yang mencalonkan diri tetapi suara hasil perolehan pencoblosan hanya tiga nama yang dibacakan di TPS 5 Desa Tepeleo diantaranya Fahris Abdullah, Nuryadin Ahmad dan Hayun Maneke. Padahal, ada banyak caleg yang di coblos oleh masyarakat tetapi pihak penyelenggara PPK hanya membaca tiga nama diatas. “Saya peringatkan Anggota Panwas Yusra Dahlan agar memprotes perolehan suara yang dibacakan pihak PPK di TPS 5 yang diduga memenangkan tiga nama diatas,” beber kronologis di TPS 5 Desa Tepeleo sambil meneteskan air mata.

Isman Samad selaku Ketua KPPS di TPS 5 itu dan yang membacakan hasil penghitungan suara yang memenangkan tiga nama diatas. “Lantaran saya sudah tak mampu melihat perlakuan yang melanggar aturan itu saya pun meminta kepada Panwas setempat untuk menghentikan pelanggaran pemilu itu. Namun, anggota Panwas Yusra Dahlan malah diam dan memilih pencet-pencet handpone androidnya,” kisahnya

Akibat tak mampu melihat kondisi itu, saya pun memutuskan untuk pulang ke rumah dan menangis dihadapan orang tua saya. “Torang pe suara yang dukung Sofyan Hi Usman itu tarada satupun yang dibacakan. Yang dibacakan itu hanya tiga nama yaitu Fahris Abdullah, Nuryadin Ahmad dan Hayun Maneke,” ujarnya kepada orang tuanya sambil menangis karena tak tahan dengan melihat sikap penyelenggara di TPS 5 Desa Tepeleo Kecamatan Patani Utara,” ucapnya.

Fahria Ishak saksi di TPS 5 Desa Tepeleo kepada wartawan meminta agar KPU mempertimbangkan hasil rekapitulasi PPK Kecamatan Patani Utara dan KPU Halteng itu, karena banyak suara dan hak rakyat yang dirampas untuk memenangkan caleg – Caleg tertentu,” pintahnya. (Ode)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *