Slider
241 views

SMK Nusantara 5 Halteng Butuh Uluran Tangan Pemprov Malut dan Pemkab Halteng

Halteng-Teropongmalut.com, Yayasan  Pendidikan Adtira SMK Nusantara 5 Weda, yang berlokasi di Desa Were kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku, saat ini membutuhkan fasilitas sarana dan prasarana penunjang belajar mengajar dari Pemerintah Provinsi Malut dan Pemkab Halteng.

Yayasan Pendidikan Adtira SMK Nusantara 5   Weda, yang berada di pusat kota itu memiliki luas bangunan hanya 7 x 8 meter berdinding papan, dengan jumlah siswa 32 orang dan 12 tenaga pengajar, status  guru CPNS 8 orang dan guru pembantu (Honorer) 4 orang.

SMK 5 Nusantara itu berdiri pada tahun 2019 dan memasuki 2 tahun berjalan ini belum ada bantuan dari pemerintah Provinsi Malut maupun Pemerintah  Kabupaten Halmaherah Tengah.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMK Nusantara 5 weda,  Yeni Yona, kepada media ini, Rabu (18/11) menuturkan “kami dari pihak yayasan sangat membutuhkan gedung belajar mengajar dan fasilitas lainnya sebagai penunjang mutuh pendidikan” ujarnya.

Yeni berujar  “Kami  sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah bahkan kami mengajukan proposal untuk pengusulan lahan untuk pembangunan sekolah namun sampai saat ini belum ada tanggapan dari Pemda” jelasnya.

“Pada hal diketahui secara bersama bahwa program Pemerintahan  Elang Rahim, lebih di utamakan pengembangan mutuh pendidikan di Halmaherah Tengah, apalagi ini adalah sekolah pelayaran, satu satunya yang ada Halteng ini” jelas Wakasek Yeny Yona

Lebih lanjut Yeny menyebut “kami dari dewan guru bersama pihak yayasan sudah ketemu dengan pihak terkait,  dengan tujuan meminjam bangunan kosong yang belum di gunakan untuk di jadikan gedung belajar sementara, tetapi sampai ini Pemda belum mengindakan hal itu” katanya.

“Memang betul yang namanya SMA atau SMK itu tanggung jawab Pemprov dalam hal ini dinas pendidikan provinsi tapi Pemkab Halteng juga kita harapkan kebijakannya” harapnya

Sementara itu kepala dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, Imam Mahdi, yang dikonfirmasi via whatsapp, dan telefon genggam, siang sampei sore tadi, namun tidak ada tanggapan hingga berita ini tayang. (Ces/red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *