Slider
64 views

Utang Proyek Pemprov Malut ke Rekanan Capai Rp 110 Miliar

Sofifi-Teropongmalut.com, Utang Proyek Pemerintah Provinsi Maluku Utara kepada pihak ketiga sejak 2019, 2020 dan 2021 yang harus dibayarkan Pemprov Malut kepada rekanan atau kontraktor adalah senilai Rp 110 miliar.

“Sekarang ini kita rekonsiliasi ulang utang untuk memastikan mulai dari data dan kontrak proyek yang sekarang menjadi utang, kalau dibilang banyak maka menurut saya ini utang terbanyak” demikian dijelaskan Santrani Abusama, kepada wartawan di Hotel Grand Majang Sabtu (20/02).

Untuk itu lanjut Santrani. “Saran saya itu harus dibayar semua sehingga kita tidak beban utang lagi ditahun 2022. Kita sudah bahas itu semua dengan teman-teman komisi III” jelas Santrani Abusama.

Dalam berpemerintahan lanjut Santrani, tidak ada istilah utang prioritas dan belum prioritas. “Menurut saya semua utang adalah prioritas jadi semua harus dibayarkan” harap Santrani.

Utang proyek senilai Rp 110 miliar lanjut Santrani seluruhnya telah menyampaikan tagihan ke Dinas Keuangan. “Kita dijanjikan oleh Dinas Keuangan bahwa tahun ini dibayarkan seluruh utang-utang proyek itu termasuk saya telah menyurati Kepala Bappeda” pungkas Kadis PUPR Provinsi Santrani Abusama, yang juga Ketua Pemuda Pancasila Malut itu. (Dar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *