Wow, 22 Tahun Istri Almarhum ASN Kajari Weda Tak Dapat Tunjangan

Reporter : Odhe
Editor : Redaksi

Halteng, TM – Meskipun menjadi PNS memiliki kesempatan untuk menerima pensiunan dalam masa tak produktif bekerja. Pemerintah tetap memberikan upah/gaji pensiunan. Namun, berbeda dengan seorang janda yang merupakan istri almarhum Yusup Tajuddin yang PNS di Kejaksaan Negeri Weda.

Informasi yang di peroleh dari istri almarhum Yusup Tajuddin (ASN Kajari) ini sejak suaminya (Yusup Tajuddin) meninggal pada paska kerusuhan 1999 silam hingga saat ini gaji almarhum tak lagi kami terima.

“Mulai Paitua meninggal, saya deng anak – anaknya tak lagi mendapat gaji almarhum. Sementara dalam aturan seorang PNS yang meninggal anak istri tetap mendapatkan gaji pensiunan, tapi sampai sekarang tarada,” ucapnya Saida Karim kepada media ini Ahad, (16/1/22) pagi tadi.

Saida juga bilang, sudah selama 22 tahun paska meninggalnya almarhum Yusup Tajuddin (suami) saya deng anak – anak sotara terima gaji almarhum,” tandasnya.

Padahal upah seorang PNS merupakan tunjangan hari tua para PNS tentunya sudah terjamin. Tidak hanya itu, gaji seorang PNS juga bisa dikatakan lumayan bahkan besar. Biasanya besar kecilnya gaji PNS disesuaikan dengan instansi dan posisi yang dimiliki. Sebab setiap instansi pemerintah memiliki besaran tunjangan yang berbeda meskipun gaji pokoknya sama.

Yusup Tajuddin salah satu ASN Kajari Weda dari wafat Tahun 1999 pasca kerusuhan sampai saat ini 2022 belum mendapat tunjangan pemakaman dan tunjangan lainnya.

Hal ini disampaikan Saida Karim istri almarhum kepada media ini. Dia mengisahkan bahwa suaminya meninggal dalam tugas pada tahun 1999 pasca kerusuhan. Namun, sampai saat ini segala tunjangan almarhum belum diberikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.