SANANA TM – Salah satu nelayan asal Kecamatan Namlea Kabupaten Buru, Arifin Bugis (33) dikabarkan hilang pada senin 17 juni 2019, kini berhasil ditemukan di perairan Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dengan kondisi selamat.

Kepala Kantor Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Sanana Kepulauan Sula, I Gede Astawa Prama Artha saat dikonfirmasi awak media, Kamis (20/6) mengatakan, sekitar pukul 10 pagi tadi dirinya mendapat informasi dari Basarnas Ambon bahwa ada seorang nelayan asal Namlea tidak kembali selama 3 hari.
Dari kronologisnya, korban Arifin Bugis (33) disaat melaut tiba-tiba mesin long boatnya mati (rusak), beruntung nelayan tersebut membawa handphone hingga sekitar pukul 09.30 Wit pagi korban hilang itu menghubungi istrinya melalui via telepon. “Korban menyampaikan ke istrinya bahwa posisinya sekitar depan desa Fatkauyon Kepulauan Sula,” jelasnya.
Lanjut, I Gede Astawa, setelah menerima laporan dirinya bersama personil KPLP melakukan pencarian kurang lebih 3 jam. Namun, tidak berhasil ditemukan.
Kemudian, pada pukul 01.37. Wit dirinya mendapat informasi dari Basarnas Ambon bahwa korban sudah berhasil ditemukan oleh Speed boat Pemkab Buru. “Jarak antara korban dengan pulau Sulabesi sekitar 6,5 mil,” katanya.
Setelah dirinya berkoordinasi dengan nahkoda speed boat Pemkab Buru bahwa korban harus dibawa ke Sanana Kepulauan Sula untuk mendapat penanganan medis. Sebab, jarak antara lokasi temuan korban dan Sulabesi sangat dekat. “Koordinasi itu di respon baik oleh nahkoda speed boat Pemkab Buru,” bebernya.
Kemudian, pertimbangan tim medis korban harus dibawa ke RSUD Sanana Kepulauan Sula untuk mendapat perawatan intensif. “Korban dalam kondisi sehat dan sebelum korban di kembalikan ke tempat asalnya dirinya akan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dulu,” ungkapnya. (ADL)
























