Slider
269 views

6-17 Mei Diberlakukan Larangan Mudik dari dan Keluar Provinsi Malut

Malut-TeropongMalut.com, Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui satuan tugas penanganan Covid-19 telah mengeluarkan surat edaran nomor: 0020-Sek/ST-Covid-19/MU/IV/202 tentang peniadaan mudik lebaran Idul Fitri tahun 1442 H.

Langkah itu diambil sebagai upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama dalam bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1442H. Surat Edaran itu ditandatangani Wakil Ketua  IV Satgas Covid-19 Provinsi Malut Samsudin A. Kadir, Jumat (30/04).

Surat edaran tersebut bertujuan mengantisipasi arus peningkatan pergerakan penduduk yang berpotensi meningkatkan penularan kasus antar daerah pada masa sebelum dan sesudah periode Ramadhan dan Idul Fitri.

Sebelumnya Satgas Covid-19 Provinsi Maluku Utara, menggelar rapat pada 27 April 2021 dimana hasilnya dinas perhubungan Provinsi Maluku Utara mengatur tentang teransportasi antar kabupaten/kota di Malut.

Atas pertimbangan tersebut, maka pergerakan penumpang mudik dari luar wilayah Provinsi Maluku Utara maupun keluar wilayah Provinsi Maluku Utara ditiadakan terhitung mulai tanggal 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021.

Untuk pergerakan barang/logistik dari dan ke wilayah provinsi Maluku Utara masih dapat dilakukan mulai tangga 6-17 Mei 2021 masih dapat  dilakukan dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan Covid-19.

Sementara pergerakan penumpang mudik antar kabupaten/kota dalam wilayah provinsi Maluku Utara mulai dari tanggal 6-17 Mei 2021, masih dapat di lakukan dengan tetap memberlakukan pengetatan protokol kesehatan Covid-19.

Begitu juga dengan kapasitas daya angkut penumpang (load factor) baik itu sarana transportasi darat, laut maupun udara adalah 70% daya angkut. Sementara terkait prosedur pengetatan protokol kesehatan di kabupaten/kota dalam wilayah provinsi Maluku Utara dikembalikan kepada kebijakan pemerintah daerah masing-masing.

Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi denda, sanksi sosial, sanksi kurungan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Surat edaran ini mulai berlaku tanggal 30 April 2021 hingga tanggal 25 Mei 2021 dan akan ditinjau kembali sesuai kebutuhan atau perkembangan di lapangan. (kj/red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *