Reporter : Odhe
Editor : Redaksi
Halteng, TM – Kepala Desa Kobe Lambertus Hasan alias Etus kepada media diruang kerjanya Kamis, (3/2/2022) pagi tadi mendesak kepada pihak kontraktor tower mini yakni Kepala Desa Batu Dua Emang agar secepatnya mengerjakan tower mini di desa Kobe karena perjanjian Desember 2021 sudah terlewati.
“Tower mini desa Kobe ini kontraktornya Kades Batu Dua yakni Emang, sudah berulangkali saya menghubunginya terkait pembangunan tower mini ini, tetapi tak meresponnya,” jelasnya.
Padahal, Pemerintah Desa Kobe sudah menyiapkan lahan bahkan pembersihan dan matrial krikil (koral) 1 kubik dan dua kubik pasir. Anggaran pembersihan dan matrial totalnya 35 juta rupiah yang dibebankan oleh Dana Desa (DD).
Untuk itu lanjut Kades, kapan tower mini ini akan Action guna pelayanan komunikasi masyarakat, janji kepada masyarakat kan pada Desember 2021 tower mini sudah bakal di fungsikan, faktanya sampai Kamis, (3/2/2022) hari ini tower mini masih berjalan ditempat.
“Begini kah melakukan pembohongan masyarakat khususnya desa Kobe,” kesalnya.
Mestinya, pihak kontraktor lebih cepat bekerja agar tower mini dapat di fungsikan dan dinikmati oleh masyarakat, kalau begini kami pemerintah desa yang di kejar – kejar dan dipertanyakan, bahkan kami dibilang telah ikut bekerjasama dengan pihak kontraktor untuk memperlambat proses pembangunan tower mini tersebut, padahal tidak,” ungkap Kades.
Amatan media ini Kamis, (3/2/2022) di lokasi kerja tower mini, papan proyek dan pagar tower mini belum ada. Bahkan layanan signal pun belum di pasang oleh pihak kontraktor. Soal papan proyek kata warga tak di pasang oleh pihak kontraktor.
Terpisah Emang pihak Kontraktor dan Kepala Desa Batu Dua ini di konfirmasi via pesan singkat dan via telpon Kamis, (3/2/2022) sore ini, Emang Batu Dua belum memberikan tanggapan terkait dengan pembangunan proyek tower mini desa Kobe tersebut.














