Reporter : Odhe
Editor : Redaksi
Halteng, Teropong malut.com – Kapita Lau Sangaji Weda (Were) Kabupaten Halmahera Tengah, Zulkifli Peley Selasa, (24/5/2022) mengukuhkan Yohanes Koke sebagai penjaga keramat legae Cekel.

Hal itu merupakan salah satu wasiat Leluhur Negeri ini, dan membuktikan bahwa negeri para kapita adalah negeri bertuan. Selain itu, agar tempat keramat leluhur Legae Cekel di jaga. Wasiat itu dilakukan agar para peziarah tempat keramat Legae Cekel dapat di atur dan harus mematuhi peraturan yang diterapkan penjaga keramat,” ujar Kapita Lau Sangaji Weda kepada media ini.
Sudah sejak dulu kala tempat ini merupakan kawasan yang dikeramatkan orang tua-tua kita dulu sehingga saat ini kawasan tersebut tetap dijaga dari kunjungan atau ziarahi banyak orang.
Keramat Legae Cekel adalah historis sejarah tanah leluhur para kapita sangaji tiga gamrange. Sejarah 3 negeri yang tak dapat di pisahkan oleh laut dan darat, dan tak dapat di taklukan oleh negeri mana pun, karena negeri ini negeri para kapita, dan negeri bertuan.
Tiga Negeri dengan slogan dan falsafah Fagogoru adalah semboyan tiga negeri yakni Maba Patani dan Weda atau disebut dengan bahasa daerah adalah Mobon, Poton dan Were.
Pengukuhan penjaga keramat Legae Cekel dalam rangka membangkitkan semangat sekaligus membentuk barisan adat sangaji, lewat tokoh tetua dari garis keturunan sejarah leluhur. Adat sangaji wajib mempertahankan tanah masyarakat adat leluhur yang sudah tercabik-cabik saat ini,” tandas Kapita Lau.














