Begini Sanggahan Ekbang Soal Pangkalan UD Tiga Bersaudara di Sagea

Reporter : Odhe
Editor : Redaktur

HALTENG, Teropongmalut.com – Terkait dengan jatah BBM subsidi dengan istilah jatah bulan lalu yang belum sempat diambil oleh warga masyarakat dipikir keliru karena pangkalan tidak menyimpan jatah BBM warga masyarakat.

“Jadi kalau ada warga bilang memiliki jatah bulan lalu yang belum diambil, saya menilai warga itu sangat keliru. Karena pangkalan tidak simpan jatah BBM masyarakat, apa lagi bulan yang sudah dilewati,” jelas Kabag Ekbang Nurlela Samad kepada media Senin, (29/8/2022) sore tadi.

Untuk masyarakat yang belum sempat ambil jatah BBM kalau minyak datang itu sudah resiko. Sebab, penjualan BBM bulan lalu dipersiapkan untuk membayar jatah BBM pada bulan berikutnya. Jadi kalau minyak datang harus ambil kalau tara ambil jangan salahkan pihak pangkalan. Kemudian mengaku jatah bulan kemarin belum ambil, memangnya pangkalan ambil minyak dari agen itu gratis, kan tidak, pihak pangkalan membayar kontan dari hasil penjualan itu,” ujarnya.

Mengenai penyaluran tidak kena sasaran itu nanti pihaknya cek dilapangan kadang laporan masyarakat juga jangan langsung percaya 100 persen. Contoh seperti kasus pertama jatah bulan lalu yang konon katanya belum sempat ambil kong mau ambil bulan ini itu tara begitu dia pe carita terkecuali yang bersangkutan so bayar tapi belum sempat ambil itu bisa jadi.

Kalau belum ambil BBM kemudian menyalahkan pihak pangkalan itu keliru. Begini, jatah bbm mita di pangkalan UD Tiga bersaudara itu bukan cuma desa sagea saja, itu jatah dati mulai dari desa Gemaf sampai Dotte mengingat di desa selain Sagea belum ada pangkalan minyak tanah, nah terkait ulah pangkalan itu karena muncul dari pengguna yang kurang paham terkait bbm mita ini sebagaimana yang sdh kami jelaskan sebelumnya tidak ada jatah bulan lalu,” tuntasnya.

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *