JAKARTA, TM.com – Debat kandidat perdana Pilkada Halteng yang digelar KPU Halteng dan disiarkan langsung di Studio Kompas TV di Jakarta pada Rabu, 23 Oktober 2024 sore, berlangsung panas. Yel-yel “Buang Lama Ganti Baru” dan “Kokok Nam-Nam” menggema di studio, mencerminkan suasana tegang dan penuh persaingan.
Sorotan tajam tertuju pada dua pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, yang disingkat Mustika dan Elang-Rahim. Paslon ini dituduh menyontek materi sehingga jawaban mereka tidak sinkron dengan pertanyaan yang dilontarkan Paslon nomor urut 3, IMS-ADIL.
Hairudin Amir, Juru Bicara Tim Pemenangan Paslon IMS-ADIL, secara tegas menyatakan bahwa jawaban dan materi yang disampaikan Mustika dan Elang-Rahim tidak terarah dan tidak sesuai dengan pertanyaan yang diajukan oleh Paslon IMS-ADIL. Tuduhan ini semakin memanaskan suasana debat dan memicu perdebatan sengit di antara para pendukung masing-masing Paslon.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius tentang integritas dan etika para calon pemimpin di Halteng. Apakah tuduhan menyontek benar adanya? Dan bagaimana dampaknya terhadap kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap proses Pilkada Halteng? Pertanyaan-pertanyaan ini masih menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan masyarakat Halmahera Tengah dan tentunya para pengamat politik,” ungkapnya. (Odhe)














