TEROPONGMALUT.COM — Dalam Rapat Koordinasi Nasional Penguatan Program Sekolah Rakyat di Jakarta, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, mencuri perhatian dengan pendekatan yang tak biasa. Ia membuka pemaparannya dengan menyampaikan salam pribadi kepada Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini, dari dua sahabat lama semasa kuliah di UNAS—“Ko Aca dan Ci Lely.” Sentuhan nostalgia itu menjadi jembatan yang menghangatkan suasana.
Namun bukan sekadar bernostalgia, Bupati Ikram langsung mengubah nada menjadi serius dan tajam. Ia mempresentasikan sejumlah program sosial konkret yang telah dijalankan Pemkab Halteng. Mulai dari penyediaan rumah layak huni, insentif untuk ibu hamil, beasiswa hingga jenjang doktoral, layanan kesehatan gratis tanpa syarat, hingga dukungan bagi imam dan pendeta lintas agama.
“Kami tidak datang membawa wacana. Kami hadir membawa bukti,” tegas Bang Iky yang menyebut Halmahera Tengah sebagai laboratorium kebijakan sosial nasional.
Menteri Sosial RI pun memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai Halteng sebagai contoh daerah yang progresif, berani, dan sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Program Sekolah Rakyat.
Pertemuan ini ditutup dengan penandatanganan dokumen kerja sama antara Kementerian Sosial dan Pemkab Halteng—langkah strategis yang menandai babak baru kolaborasi menuju keadilan sosial dari wilayah timur Indonesia untuk seluruh negeri. (Odhe/Red)



















