HALTENG – Di ufuk timur Halmahera Tengah, Pulau Gebe memeluk laut biru yang berkilau di bawah cahaya matahari. Ombak datang dan pergi, membawa kisah lama yang kini bersanding dengan cerita baru—tentang perubahan, harapan, dan cinta untuk negeri.
Di balik pasir putih dan perahu nelayan yang bersandar, geliat kehidupan masyarakat mulai berubah. Kehadiran sejumlah perusahaan tambang, termasuk PT Smart Marsindo, menjadi angin pembaruan yang menebar manfaat bagi pendidikan, lingkungan, dan ekonomi warga.
Tokoh masyarakat Pulau Gebe, Hamzah, menyebut langkah perusahaan itu bak benang-benang cinta yang menenun masa depan kampung halaman. Speed boat antar-desa, bus sekolah untuk anak-anak, hingga truk sampah yang menjaga kebersihan lingkungan—semuanya bukan sekadar fasilitas, melainkan tanda kasih nyata yang dirasakan warga.
“Apa yang dilakukan perusahaan ini sudah sejalan dengan harapan kami. Masyarakat Pulau Gebe siap mendukung aktivitas PT Smart Marsindo demi kemajuan bersama,” ujar Hamzah, Ahad, (10/8/2025).
Tidak berhenti di sana, PT Smart Marsindo tengah mempersiapkan pembangunan SMA baru, serta mengintegrasikan program desa dengan kegiatan perusahaan agar tercipta peluang kerja dan roda ekonomi yang lebih kuat.
Hamzah pun mengajak semua pihak untuk bijak dan tidak mudah terpengaruh isu-isu yang belum teruji kebenarannya. “Kini banyak keluarga di Gebe memiliki penghasilan tetap untuk sekolah anak dan kebutuhan hidup. Inilah perubahan yang nyata,” tuturnya.
Dengan mata yang menyimpan harapan, Hamzah menutup pembicaraan, “Mereka yang mencintai negeri ini adalah mereka yang membangun, bukan yang merusak. Di sini, kami ingin bekerja, hidup tenang, dan melihat kampung kami maju.” (Odhe/Red)


















