Morotai, TeropongMalut — Puluhan nelayan di Morotai melakukan unjuk rasa (unras) pada Selasa, 29 April 2025, dengan dua sasaran: Kantor Bupati dan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Mereka bertemu Bupati Morotai, Drs. Rusli Sibua, M.Si, Wakil Bupati Rio Christian Pawane, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sekitar pukul 12.00 WIT, nelayan tiba di Kantor Bupati dan menyampaikan tuntutan utama mereka: permasalahan kapal nelayan asal Bitung, Sulawesi Utara, dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Meskipun Bupati, Wakil Bupati, dan OPD sedang rapat, pertemuan sempat terhambat karena insiden saling dorong antara massa aksi dan petugas Satpol PP serta Polres Morotai di depan pagar kantor. Akibatnya, pagar kantor mengalami kerusakan. Setelah negosiasi, 10 perwakilan nelayan diizinkan bertemu dengan Bupati, Wakil Bupati, dan pimpinan OPD.
Setelah pertemuan di Kantor Bupati, nelayan melanjutkan unras ke Kantor DPRD Morotai dan bertemu dengan dua pimpinan DPRD, Muhammad Rizky (Ketua) dan Edwin Sutanto (Wakil Ketua). Ketua DPRD, Muhammad Rizky, menyatakan dukungan penuh lembaga terhadap tuntutan nelayan dan janji untuk meninjau langsung permasalahan kapal-kapal nelayan asal Bitung serta mengawasi ketersediaan BBM bersubsidi. (TS)




















