Anggaran untuk Inspektorat Lebih Besar ketimbang untuk BPBD

  • Share

Sofifi-TeropongMalut.com, Komisi I DPRD Provinsi Maluku Utara mengungkapkan bahwa anggaran belanja modal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara sangat kecil dibanding anggaran pengawasan yang dialokasikan kepada Inspektorat.

Padahal beban kerja BPBD Provinsi Malut lebih besar ketimbang beban kerja Inspektorat. Demikian dijelaskan Ketua Komisi I DPRD Provinsi Malut Iqbal Ruray, kepada wartawan usai rapat pembahasan RKA 2022 dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra di Gedung DPRD Provinsi Malut di Sofifi Senin 8 November 2021.

“Dalam RKA Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk belanja modal untuk penanggulangan bencana hanya Rp 1 miliar yang diberikan oleh Bappeda dari Rp 27 miliar yang diajukan. Sementara untuk inspektorat anggaran pengawasannya puluhan miliar,” jelas Iqbal Ruray.

Menurut Iqbal, idealnya alokasi anggaran untuk BPBD minimal Rp 10 miliar untuk belanja modal karena harus mengakomodir 10 kabupaten/kota se-Provinsi Malut. Jika belanja modalnya hanya Rp 1 miliar maka itu hanya untuk satu kabupaten saja.

“Kalau begitu modelnya maka orang akan menilai kebijakan gubernur diskriminatif, karena hanya melihat satu kabupaten saja. Untuk itu RKA yang ada perlu direvisi untuk disesuaikan dengan kebutuhan dan beban kerja OPD,” jelasnya.

Iqbal juga berharap Peraturan Daerah (Perda) tentang Penanggulangan Bencana di Daerah segera dirampungkan sehingga BPBD punya payung hukum untuk mendapatkan alokasi anggaran untuk penanggulangan bencana nanti.

“Kita tidak minta-minta terjadi bencana, yang kita lakukan adalah ikhtiar mengantisipasi sejak dini. Jangan terjadi bencana baru tidak ada anggaran penanganan bencana kan bahaya sekali, apalagi harus meminjam uang untuk penanggulangan bencana, apa jadinya jika begitu kondisinya,” kata Iqbal Ruray.

Atas kondisi itu maka Komisi I meminta kepada Bappeda Provinsi Malut untuk mengalokasikan anggaran yang proporsional kepada BPBD sehingga tidak menimbulkan kecemburuan antar kabupaten/kota. (Dar/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *