Bau Ikan Busuk Bikin Warga Desa Wosia Halut geruduk kostor

  • Share

Kadis Perikanan Minta warga menahan diri

Halut-Teropongmalut.com, Warga Desa Wosia RT 12/RW 03 mendatangi pengelola Cold Storage (Tempat Pembekuan Ikan) di Desa itu pada Jum’at 22 Oktober meminta pihak pengelola Cold Storage untuk bertanggung jawab atas limbah ikan yang berbau busuk yang mengganggu warga agar diangkut dan dibuang atau dikubur ketempat yang jauh dari lingkungan warga.

Yani salah satu yang mewakili warga RT 12/RW 03 bilang ke pihak pengelola “cepat kalian angkat dan buang barang busuk ini jangan sampai batas kesabaran kami habis, lalu torang bakar bangunan ini bikin resah saja,” ucapanya.

Yeni juga meminta Dinas perikanan dan kelautan serta dinas lingkungan hidup untuk segera menutup kostor jika pihak pengelola Cold Storage tidak patuh (bandel) terhadap aturan yang berlaku.

Sementara itu pihak pengelola Cold Storage, Tio selaku teknisi yang berada di lokasi kepada wartawan mengakui bahwa salah satu alat mereka mengalami kerusakan hingga barang jenis ikan hiu dan suntung kurang lebih 7 ton membusuk.

“Alat kami jenis freon atau alat cairan untuk pendingin ini rusak sehingga barang yang kurang lebih 7 ton dipenampungan jadi rusak akhirnya menimbulkan bauh tidak sedap dan tercemar pada warga sekitar meyebabkan warga gerah dan marah,” jelas Tio

Lanjut Tio mengaku untuk kedepan biar tidak terjadi hal serupa pihaknya akan membenahi itu semua.

Tio bilang pihaknya akan melakukan pergantian evaporator (kipas) yang tak berfungsi untuk mengibas sirkulasi udara biar tidak terjadi barang itu busuk lagi.

Foto: Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Halut Viktor Manginbulude (Istimewa)

Terpisah Kadis Perikanan Viktor Manginbulude saat dikonfirmasi teropongmalut.com di ruang kerja mengatakan bahwa terkait dengan limbah yang meresahkan warga desa wosia RT 12/RW 03 Kecamatan Tobelo di dua hari ini pihaknya atas nama dinas kelautan dan perikanan kabupaten halmahera utara meminta maaf kepada warga desa wosia kalau pun limba dari tempat penampungan ikan (Cold Storage) dapat menggangu keyamanan waraga sekitar.

Viktor bilang warga sekitar dimohon untuk bersabar sebab saat ini pihaknya lagi buat penaganan pengangkutan.

Pihaknya suda melakukan koordinasi ke dinas lingkungan hidup untuk diadakan pengangkutan limbah ikan busuk. “Angka buang kubur di tempat pemosresan akhir (TPA),” katanya.

“Jadi karena bauh tidak sedap itu kami langsung bertindak untuk datangkan mobil pemadam 1 unit semalam tepat pukul 23:00 wit untuk diadakan pengangkutan limbah untuk dibuang dan di kubur di TPA sudah kurang lebih 4 ton,” jelasnya.

Kadis bilang dihari itu juga dilakukan penandatanganan untuk menghilangkan bau tidak sedap di area tempat penampungan ikan (pembekuan).

Selanjutnya kata Kadis pihaknya akan memanggil dan mengevaluasi pihak pengelola kostor untuk menegur agar hal itu tidak terjadi lagi karena kejadian serupa suda berungakali.

“Jadi setelah kami rapat untuk evaluasi kinerja pengelola sekaligus kami akan berikan ketegasan ke pihak pengelola kostor jika itu tidak di indahkan maka kami pastikan untuk diadakan pemutusan hubungan kerja dengan pihak pengelola dalam hal ini kostor,” tegasnya. (Ikwan/red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *