Begini Harapan Dan Marnit Weda Soal Tindak Kejahatan Dilaut

Exif_JPEG_420

Penulis : Odhe
Editor : Odhe

HALTENG, Teropongmalut.comKomandan Markas Unit atau disebut Dan Marnit Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Weda dan KP.XXX-1011 dengan struktur organisasi Dir Polairud, Kombes Mugi Sekar Jaya S.Sos, M.Si, Wadir Polairud, AKBP Bambang Purwadi S.PD selanjutnya Dan Marnit Weda Bripka M. Risal A. Hasby, dan tiga anggota diantaranya BA/TA Nautika Bripka Mujahid Sabari, Bharaka Willi Sugandi, dan BA/TA Teknika Brigpol Fikram Nurdin, SH.

Sebagaimana amanat dan tugas pokok kapal sesuai Perkap nomor 22 tahun 2010 pasal 210 (1). Kapal sebagaimana dimaksud dalam pasal 204 huru F bertugas melaksanakan patroli laut dan perairan dalam rangka pengamanan dan penegakan hukum bantuan taktis dibidang transportasi dalam mendukung operasional kepolisian, serta bantuan SAR di laut dan perairan. (2). Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), kapal menyelenggarakan fungsi : (a). Melaksanakan patroli laut dan perairan di daerah hukum Polda, (b). Pemberian bantuan taktis dibidang transportasi laut dalam rangka mendukung tugas kepolisian, (c). Pengamanan dan penegakan hukum di perairan dalam daerah hukum Polda sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, (d). Pelaksanaan SAR di laut dan perairan.

Untuk itu, dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatas, kapal dipimpin oleh Komandan (Dan Kapal) dan bertanggung jawab kepada Dir Polairud Polda Maluku Utara (Polda Malut),” beber Dan Marnit Polairud Weda Bripka M. Risal A. Hasby diruang kerjanya di Pelabuhan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Weda desa Fidi Jaya Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah, Ahad, (21/05/2023) siang tadi.

Bang Risal nama sapaan Dan Marnit Weda ini sangat berharap kepada masyarakat khususnya para nelayan yang menemukan tindakan kejahatan di laut perairan teluk Weda, maka diharapkan segera melaporkan kepada kami dengan nomor kontak pelayanan 082190456404 karena KAMARNIT Weda KP.XXX-1011 siap menerima pengaduan masyarakat dan memberikan informasi kepolisian,” ujarnya.

Risal membeberkan beberapa tindakan kejahatan laut diantaranya penangkapan ikan menggunakan bahan peledak, penangkapan ikan dengan racun alias bius, penangkapan ikan dengan setrum biasanya menggunakan alat seperti tas kotak setrum. “Dampak bom ikan adalah menghancurkan terumbu karang yang indah, akibat ledakan ikan mati sia-sia, hancur dan takkan berkembang biak, hilangnya pendapatan nelayan, dan membahayakan pelaku pengeboman karena telah banyak pelaku mengalami luka dan cacat bahkan kematian,” imbuhnya.

Untuk itu, dengan kepemimpinan Wadir Polairud AKBP Bambang Purwadi ini kami Dan Marnit Polairud Weda menghimbau agar masyarakat yang melihat tindakan kejatahan dilaut seger melaporkan kepada kami melalui via sambungan watshapp dan sambungan seluler demi keamanan laut perairan teluk Weda,” pintahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *