Begini Penilaian Kuasa Hukum Almarhum Dalam Peristiwa Penikaman Berujung Maut di Lelilef

Penulis : Odhe
Editor : Redaksi

HALTENG, Teropongmalut.comKuasa Hukum Agus Salim R Tampilang menilai peristiwa pembunuhan dengan sengaja yang mematikan atau menghilangkan nyawa korban La Ode Irfan 19 tahun harus di jerat dengan pasal pembunuhan berencana.

Karena pembunuhan sadis yang dilakukan oleh dua orang pelaku yakni Asis 24 dan Wiwin Pratama termasuk dalam kejahatan menghilangkan nyawa orang lain. Kemudian Pembunuhan itu jika dilihat dari kronologis dilakukan dengan kesengajaan.

Lantaran sebelum terjadi pembunuhan pelaku sempat cekcok dengan warga sekitar tidak lama kemudian pelaku bersama temanya mendatangi korban yang tak berdosa tanpa banyak tanya kedua pelaku langsung menusuk korban di bagian dada secara berulang-ulang sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Untuk itu dari unsur rangkaian kejahatan yang di lakukan oleh dua orang pelaku yang menghilangkan nyawa orang lain itu harus di jerat dengan Pasal 338 KUHP, yang berbunyi sebagai berikut Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun penjara.

Kata Agus dari rumusan pasal di atas dapat melihat unsur-unsur pembunuhan yang terdapat di dalamnya adalah kesengajaan,” ujarnya.

Sehingga Kata sengaja artinya bahwa perbuatan itu harus disengaja dan kesengajaan itu harus timbul seketika itu juga karena sebelumnya pembunuhan itu sudah di rencanakan sehingga pelaku harus membawa pisau dan menikam korban secara membabi buta,” jelasnya.

Selain pasal 338 Agus juga mengatakan penyidik Polres Halmahera Tengah harus menjerat para pelaku pembunuhan dengan pasal 340 KUHP yang berbunyi Barang siapa dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain diancam, karena pembunuhan dengan rencana di pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun penjara.

Perlu di ketahui bahwa pembunuhan tersebut terjadi pada hari Jumat tanggal 28 Juli 2023 pukul 01.30 WIT di desa Lelilef Woebulen Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *