Beginilah Kondisi Ruas Jalan Wilayah Penghasil Harta Karun

Penulis : Odhe
Editor : Odhe

HALTIM, Teropongmalut.com – Pulau Halmahera yang secara nasional di kenal dengan tiga teluk ini yakni teluk Kao, teluk Buli dan teluk Weda yang di duduki empat pemerintahan yakni Pemkab Kabupaten Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Timur dan Tidore Kepulauan (Tikep) serta secara internasional wilayah ini dikenal dengan wilayah penghasil harta karun karena wilayah ini menyimpan berbagai macam mineral sekaligus bersolek menjadi pusat aktivitas pertambangan dan industri.

Empat pemerintahan ini kemudian masuk sebagai wilayah Provinsi Maluku Utara yang resmi terbentuk pada hari Senin tanggal 4 Oktober 1999 melalui UU RI Nomor : 46 Tahun 1999 dan UU RI Nomor : 6 Tahun 2003. Meskipun demikian, wilayah penghasil harta karun ini masih terbilang tertinggal dibidang Infrastruktur jalan dan dan pelayanan air bersih dan penerangan.

Beginilah kondisi ruas jalan lintas Halmahera Timur sebagai wilayah penghasil harta karun

Buktinya, Infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Halmahera Tengah, Tidore Kepulauan, dan Taliabu terbilang masih sangat ketertinggalan. Padahal hamparan wilayah Provinsi Maluku Utara dikenal dengan penghasil harta karun mulai dari emas, nikel, batu bara dan lainnya.

Awas bro!!! jangan sampai dapa senggol ruas jalan Haltim bro

Meskipun wilayah ini menjadi perhatian dunia akan hasil harta karunnya. Tetapi, masih mengalami keterpurukan dibidang Infrastruktur jalan. Sementara wilayah yang tidak menghasilkan harta karun infrastrukturnya menjadi licin tanpa gelombang. Tak hanya itu, walaupun kondisi ruas jalan wilayah beberapa Kabupaten/Kota ini sudah semakin parah. Namun, dinilai program pekerjaan jalan yang dikerjakan sejumlah pihak kontraktor masih dinilai dikerjakan asal jadi dan tak berkualitas sehingga setiap proyek pekerjaan jalan di wilayah tak lama dinikmati kemudian rusak kembali.

Dan kini telah terbukti ruas jalan Halmahera di Kabupaten Halmahera Timur telah rusak parah karena ribuan lubang yang menganga. Akibat kondisi jalan seperti inilah sehingga warga masyarakat sebagai pengguna jalan selalu menjadi korban dari ketidakadilan pembangunan yang berkualitas.

Bisikan dan sedikit curahan hati dari adinda Awis alias Darwis salah satu sopir lintas wilayah Halmahera Timur – Sofifi ini Jumat tanggal 2 Juni 2023 pukul 11.24 WIT mengeluhkan kondisi ruas jalan lintas Halmahera Timur menuju Sofifi (Tikep).

“Baginya, wilayah kita ini adalah penghasil harta karun tetapi pembagian kue terutama soal Infrastruktur jalan dari pemerintah sepertinya tak sebanding lurus. Buktinya setiap proyek pekerjaan jalan yang dikerjakan tak bertahan lama dan hancur berantakan. Itu artinya setiap proyek pekerjaan jalan yang dikerjakan kontraktor tak berkualitas sama sekali,” ungkapnya.

IMG-20240406-WA0003
IMG-20240406-WA0008
IMG-20240406-WA0005
IMG-20240408-WA0072(1)
IMG-20240409-WA0018
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0052
IMG-20240407-WA0028
IMG-20240406-WA0045
previous arrow
next arrow
SAVE_20240410_210756
SAVE_20240410_210756
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *