Beginilah Maraknya Aksi Kayu Olahan Secara Ilegal di Transmigrasi Lalubi Kecamatan Gane Timur

Reporter : Odhe
Editor : Redaksi

HALSEL, Teropongmalut.comMaraknya aktivitas pembalakan liar dan angkutan kayu olahan secara ilegal di ruas jalan Transmigrasi Lalubi Satuan Pemukiman (SP2) Kecamatan Gane Timur Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara tak terbendung lagi.

Pantauan media Rabu tanggal 4 Oktober 2023 pukul 14.00 WIT sore tadi, nampak aktivitas pembalakan liar dan angkutan kayu olahan secara ilegal di ruas jalan Transmigrasi Lalubi Kecamatan Gane Timur Kabupaten Halmahera Selatan oleh sebuah truk lintas warna kuning berplat putih DG 8015 UP didepan kaca tertuli “Mata Merah Ini Boss”.

Tak hanya itu, nampak juga tumpukan kayu olahan yang diperoleh secara ilegal oleh warga masyarakat setempat dan pembeli tanpa mengantongi dokumen sama sekali. Disepanjang ruas jalan SP1 menuju SP2 Transmigrasi Lalubi banyak terminal kayu atas aksi pembalakan liar yang menggunakan hewan jenis kerbau sebagai alat transportasi kayu olahan ke pinggiran jalan.

Temuan hasil aktivitas pembalakan liar di ruas jalan Transmigrasi SP2 Lalubi Kecamatan Gane Timur Kabupaten Halmahera Selatan Rabu, (4/10/2023) pukul 14.00 WIT

Dampak dari aktivitas ilegal ini sehingga salah satu pelaku pengusaha kayu olahan industri mengaku gulung tikar alias bangkrut karena kayu olahan industrinya tak laku dipasaran. Hal ini terjadi karena pembiaran aktivitas peredaran kayu olahan secara ilegal semakin marak dan tak terbendung lagi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa aktivitas ilegal dan merugikan negara ini seolah-olah diberikan aba-aba oleh oknum petugas yang berkepentingan. Buktinya, kayu olahan ilegal yang diangkut truk lintas DG 8015 UP itu berulangkali lolos ke kota Ternate meskipun tak mengantongi dokumen sama sekali.

Jadi percuma jika kami meminta kepada petugas baik petugas Dinas Kehutanan melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan alias KPH dan petugas Polsek Maffa karena hasilnya tak ada efek jera bagi pelaku pembalakan liar dan pelaku pengangkutan kayu olahan ilegal itu. Mendingan kami meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa (TYME) agar menurunkan musibah di wilayah ini baru kemungkinan ada efek jeranya,” kesal salah satu pengusaha kayu olahan industri yang kabarnya telah bangkrut akibat maraknya aktivitas ilegal yang kian marak.

Dihadapan beberapa petugas Dinas Kehutanan Pemprov Maluku Utara siang tadi, salah satu pelaku usaha industri yang dibilang bangkrut ini mengaku kesal terhadap kinerja oknum petugas yang diduga membekap aksi peredaran kayu olahan ilegal sampai saat ini. “Kami punya industri tak lagi beroperasi karena kayu olahan ilegal menggila saat ini, kami industri dibuat tak berkutik oleh pelaku ilegal,” kisahnya siang tadi.

IMG-20240406-WA0003
IMG-20240406-WA0008
IMG-20240406-WA0005
IMG-20240408-WA0072(1)
IMG-20240409-WA0018
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0052
IMG-20240407-WA0028
IMG-20240406-WA0045
previous arrow
next arrow
SAVE_20240410_210756
SAVE_20240410_210756
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *