Cari Duit Hasil Kayu Olahan Illegal Harus Berbagi Baru Aman dan Lancar

Reporter : Odhe 

Editor : Redaksi 

HALSEL, Teropongmalut.com – Bukan hal yang gampang dalam membangun usaha industri untuk memperoleh duit yang banyak. Harus berproses dan pengorbanan yang tak sedikit jumlahnya. Itu pun tak menjamin usaha industri itu berjalan aman dan lancar karena banyak pelaku Illegal yang mencari duit yang tak sehat di wilayah Halmahera Selatan ini. 

Tulisan media ini diambil dari keterangan salah satu pengusaha Industri (Legal) di wilayah Gane Timur yang belum lama ini jatuh bangkrut akibat tak mampu bersaing dengan aktivitas peredaran kayu olahan illegal yang terbilang bebas tersebut.

“Menurutnya, cari duit dari hasil Illegal harus berbagi baru mendapat kenyamanan dan lancar aktivitas kita, jika tidak berbagi maka dipastikan dibuat susah oleh oknum-oknum yang bertugas dilapangan, bahkan oknum petugas pun bertindak menjadi pelaku peredaran kayu Illegal di wilayah ini jadi kami susah bersaing,” kisah salah satu pengusaha Industri yang bangkrut tersebut.

Keterangan yang disampaikan pengusaha industri itu dihadapan petugas Kehutanan Pemprov Maluku Utara pada bulan sebelumnya saat beberapa petugas meninjau dan melakukan monitoring diwilayah Gane Timur Kabupaten Halmahera Selatan.

Pengusaha Industri yang bernasib malang tersebut mengaku kesal terhadap para pelaku Illegal yang terbukti bebas dan sampai saat ini masih nampak bebas. Meskipun kami menyelamatkan kerugian negara saja masih dibuat susah oleh petugas, sebenarnya penerapan regulasi pemerintah ini terbilang terbalik dan terkesan illegal dibebaskan, itulah hidup dalam usaha bisnis ini,” ujarnya dengan pasrah.

IMG-20240406-WA0003
IMG-20240406-WA0008
IMG-20240406-WA0005
IMG-20240408-WA0072(1)
IMG-20240409-WA0018
previous arrow
next arrow
IMG-20240406-WA0052
IMG-20240407-WA0028
IMG-20240406-WA0045
previous arrow
next arrow
SAVE_20240410_210756
SAVE_20240410_210756
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *